Anies Harus Perhatikan Pedagang, UMKM dan Koperasi

Ekonomi  SABTU, 14 DESEMBER 2019 , 19:49:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anies Harus Perhatikan Pedagang, UMKM dan Koperasi

Kawasan PIK Pulogadung/Net

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diharapkan lebih memperhatikan pemberdayaan pedagang, UMKM dan koperasi. Anies juga diminta mengerakkan kembali Pusat Industri Kecil (PIK) Pulogadung, Jakarta Timur, yang menjadi pusat kegiatan dan pengembangan UMKM terbesar di ibukota.

Demikian disampaikan Ketua Umum Komunitas Pedagang Kawasan Se-Jakarta (Kompak), Abdul Gani Muhsinin melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Sabtu (14/12).

Kawasan PIK yang dikelola oleh Unit Pengelola Kawasan Pusat Pengembangan UMKM serta Pemukiman (UPK PPUMKMP) Pulogadung di bawah Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta tersebut kini sudah dimanfaatkan oleh UMKM menjadi tempat pengembangan usaha.

Gani mengungkapkan pengembangan pedagang di Jakarta harus tetap didorong melalui pemberian pinjaman usaha dari Bank DKI dan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan.

"Diharapkan Pemprov DKI dapat memberi pinjaman modal usaha dan membantu melakukan promosi kegiatan pengembangan pedagang, UMKM secara massif melalui sarana yang ada," terang Gani.

Pemprov DKI Jakarta juga harus mendukung pedagang UMKM memiliki daya saing. Agar dapat memiliki peralatan dagang yang baik dan memadai serta bersih yang diberikan pemerintah.

Kehadiran prasarana dan sarana dinilai akan mampu mendorong wirausaha kreatif untuk bisa bersaing dengan produsen besar sehingga bisa memiliki kesempatan untuk berkembang.

"Makanya pedagang ingin mendapat pembinaan dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi,UMKM dan Perdagangan," ujar Gani.

Menurut Gani, Kompak bersama Dinas KUMKMP pun harus bergerak pro aktif untuk jeli melihat potensi masyarakat dalam berwirausaha dan tak sekadar mendata pedagang kaki lima (PKL).

"Pembinaan usaha dan permodalan pinjaman modal usaha sangat penting, agar roda perekonomian usaha kecil dapat meningkat sehingga masyarakat dapat memiliki daya beli dalam memenuhi kebutuhan hidup," tutup Gani.[dod]

Komentar Pembaca