27 Desember, Alumni 212 Kepung Kedubes China

Polhukam  SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 12:18:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

27 Desember, Alumni 212 Kepung Kedubes China

Novel Bamukmin/Net

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Selain itu, Pancasila sebagai dasar negara dalam sila pertamanya telah menyatakan tentang Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dalam unsur Ketuhanan jelas siapa pun tidak boleh melakukan penindasan atau kezaliman terhadap sesama manusia.

Karenanya, penindasan umat muslim di Uighur, China yang diduga kuat kearah genosida dan telah melanggar HAM berat.

"Untuk itu Indonesia harus mendukung PBB sehingga tidak ada alasan untuk Indonesia tidak membantu muslim Uighur, kecuali Indonesia bagian dari negara jajahan RRC," kata Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/12).

Penegasan Novel ini sekaligus merespon pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang menyebut Indonesia tidak akan ikut campur urusan dalam negeri negara lain, termasuk China.

Menurutnya, sikap itu sesuai dengan prinsip standar hubungan internasional.

"Umat Islam yang beriman pasti terpanggil untuk membantu Uighur. Karena dalam hadist pun disebutkan tidak beriman diantara kamu sehingga mencintai saudaranya sebagai mana mencintai dirinya sendiri," ujar Novel.

"Dan Insya Allah Alumni 212 atau mujahid 212 akan turun kembali aksi bela muslim Uighur di depan Kedubes China pada 27 Desember ba'da salat Jum'at," tutup Novel. [dod]

Komentar Pembaca
Selfie Bareng  Anies

Selfie Bareng Anies

JUM'AT, 20 DESEMBER 2019 , 20:45:00

Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00