Ketegangan Iran-AS, Demokrat: Sesuai Amanah UUD 45, Indonesia Harus Bantu Perdamaian Dunia

Dunia  RABU, 08 JANUARI 2020 , 14:11:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketegangan Iran-AS, Demokrat: Sesuai Amanah UUD 45, Indonesia Harus Bantu Perdamaian Dunia

Melani Leimena Suharli/RMOL

Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat patut dikhawatirkan. Bahkan mantan Presiden Republik Indonesia ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menuliskan pikirannya tentang situasi global saat ini dan viral, dengan judul "Perang Besar Bisa Terjadi Karena Miskalkulasi, Pemimpin Yang Eratik dan Nasionalisme Yang Ekstrim".

Tulisan SBY ini berlatar belakang pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani atas order Presiden Amerika Donald Trump. Soleimani adalah jenderal penting di Iran karena mengurusi pasukan elite Iran, pasukan Quds. Iran marah dan akan membalas dendam.

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat Melani Leimena Suharli melihat sesungguhnya konflik ini sudah lama terjadi.

Menurutnya, urusan Iran-Amerika Serikat bukan hanya urusan kedua negara tetapi telah terjadi persoalan dunia. Dimana akibat perang ini bisa saja berdampak untuk Indonesia.

"Kita harus melihat kebijakan-kebijakan karena itu persoalan dunia. Kita harus lihat juga dampaknya bagaimana. Walupun kita tidak boleh berpihak. Karena kita dari dulu kan non blok," ujar Melani saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di bilangan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (8/1).

Kendati begitu, Melani menyatakan, tentunya Indonesia harus bisa melihat dari sisi kemanusiaan. Mana yang lebih layak untuk kita pro dan perjuangkan.

"Karena itu kita juga percayakan kepada Menteri Luar negeri yang saya lihat bagus karas sudah bekerja keras. Kita juga mengharapkan Menlu dapat menanggulangi ini dengan kebijakan," jelasnya.

"Kita juga harus seperti yang diamanatkan UUD 1945, harus membantu perdamaian dunia," pungkasnya.

Diketahui, Rabu dinihari (8/1), rudal Iran meluncur ke pangkalan militer AS di Ain al-Asad, Irak. Serangan balasan Iran atas kematian Komandan Pasukan Quds Letjen Qassem Soleimani dan komandan tinggi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis dalam serangan drone yang dilancarkan AS bukan isapan jempol belaka.[dod]

Komentar Pembaca
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Kementerian Kominfo: Deklarasi JMSI Penting Dan Perlu Diapresiasi
Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 13:06:00

Rezeki Banjir

Rezeki Banjir

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 18:37:00

Makan Bersama Pengungsi

Makan Bersama Pengungsi

JUM'AT, 03 JANUARI 2020 , 15:53:00