Fahira: Soal Banjir, Hanya Presiden Yang Punya Kuasa

Nasional  SENIN, 13 JANUARI 2020 , 19:02:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fahira: Soal Banjir, Hanya Presiden Yang Punya Kuasa

Presiden Jokowi/Ist

Banjir yang yang melanda Jakarta dan sekitarnya menyisakan silang pendapat terkait penanganan dan penyelesaiannya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jakarta Fahira Idris menjelaskan, membicarakan soal banjir maka harus dipahami terlebih dahulu kontruksi penyebabnya.

"Apapun yang dilakukan di Jakarta untuk menghalau banjir tidak akan bermanfaat banyak selama tidak ada pemulihan yang serius di kawasan hulu," kata Fahira, Senin (13/1).

"Termasuk pembangunan Waduk Ciawi dan Sukamahi di Kabupaten Bogor yang jadi domain pemerintah pusat belum selesai hingga saat ini," sambungnya.

Senator Jakarta ini menyatakan, membahas persoalan banjir di Ibukota sangatlah kompleks dan saling berkaitan.

Pasalnya masalah banjir tidak bisa dilepaskan dari keberadaan 13 sungai besar yang melintas antar provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

Faktor krusial lainnya, tambah Fahira, adalah persoalan tata ruang dan pemulihan kawasan hulu Ciliwung dan Cisadane serta pemulihan fungsi kawasan Bopuncur (Bogor-Puncak-Cianjur) sebagai daerah resapan air.

"Oleh karena proses pemulihan kawasan hulu ini sifatnya lintas provinsi dan kementerian, maka hanya Presiden Jokowi yang mempunyai kuasa untuk mengkoordinasikannya," paparnya.

"Dan jangan lupa, banjir kemarin juga tidak dapat kesampingkan faktor cuaca. Hujan kemarin itu menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), termasuk yang paling ekstrem dan tertinggi sejak 154 tahun lalu," tutup Fahira.[dod]

Komentar Pembaca
Mahasiswa UBK Gelar Aksi Solidaritas Penggusuran Tamansari
Kado HUT Persija

Kado HUT Persija

JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 11:10:00

Anies Terima Plakat Muhammadiyah

Anies Terima Plakat Muhammadiyah

JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 17:14:00