Cegah Bentrokan Massa Pro Dan Anti Anies, Polisi Siapkan Water Cannon

Peristiwa  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 12:34:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Cegah Bentrokan Massa Pro Dan Anti Anies, Polisi Siapkan Water Cannon

Mobil Water Cannon di depan Balai Kota DKI Jakarta/RMOL

Dua kelompok massa pro dan anti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sama-sama akan menggeruduk Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini Selasa (14/1).

Masa kontra Anies yang dipelopori politisi PDIP Dewi Tanjung dan pegiat media sosial Abu Janda, akan menuntut kerugian akibat banjir, yang oleh mereka dianggap sebagai buntut dari kinerja buruk Anies.

Sementara itu massa pro Anies datang dari ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) besutan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris.

Mengantisipasi bentrokan kedua kubu tersebut, aparat kepolisian telah bersiaga di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Wiraga Dimas Tama menjelaskan, tidak ada pengamanan khusus dalam unjuk rasa kali ini. Semuanya diatur sesuai dengan prosedur tetap (Protap) yang ada.

"Pengamanan untuk kegiatan di Balai Kota ini memang sesuai pemberitahuan ada dua. Satu yang mendukung kegiatan yang dilakukan Gubernur, satu lagi memberikan masukan," ujar Dimas saat ditemui di Gedung Balai Kota.

Dimas menambahkan, pihaknya menerjunkan kurang lebih 500 personel gabungan dari Polda, Polres maupun Polsek

Aksi itu rencananya akan dimulai sekitar pukul 13:00 WIB. Pihak kepolisian pun telah membuat strategi agar penyampaian aspirasi itu tidak mengalami bentrokan.

"Kita akan atur. Yang satu sebelah sini, dan satu lagi di sebelah sana. Polanya akan dipisah," jelasnya.

Sementara itu dari Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, mobil Water Cannon sebanyak dua unit telah disiapkan untuk berjaga mengantisipasi bentrokan.

Sejumlah massa dari Bang Japar terpantau sudah berada di sekitaran Balai Kota. Namun untuk massa kontra sendiri sejauh ini belum terlihat.

Pengalihan arus kemungkinan akan diterapkan apabila jumlah massa semakin banyak dan menghambat jalannya lalu lintas.

"Kalau rekayasa ya kita akan alihkan dari Kedutaan Besar AS ke arah stasiun Gambir," tutup Dimas.[dod]

Komentar Pembaca
Mahasiswa UBK Gelar Aksi Solidaritas Penggusuran Tamansari
Kado HUT Persija

Kado HUT Persija

JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 11:10:00

Anies Terima Plakat Muhammadiyah

Anies Terima Plakat Muhammadiyah

JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 17:14:00