Revitalisasi Monas, Mulai Dari Penghijauan Sampai Pembangunan MRT

Jakarta  SENIN, 20 JANUARI 2020 , 10:53:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Revitalisasi Monas, Mulai Dari Penghijauan Sampai Pembangunan MRT

Ilustrasi hasil revitalisasi Monas/Ist

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan revitalisasi kawasan Jalan Medan Merdeka, khususnya di sisi selatan.

Revitalisasi ini mengedepankan optimalisasi fungsi kawasan dengan konsep ruang terbuka hijau dan integrasi transportasi.

Namun revitalisasi ini mendapat kritikan dari banyak kalangan yang menilai proyek itu melenceng dari tujuan pengerjaannya yang justru banyak menebang pohon.

Menanggapi hal ini, Kepala Unit Pengelola Monas, Muhamad Isa Sanuri memberikan penjelasannya.

Isa menerangkan, bahwa revitalisasi merupakan bagian dari Rencana Induk Penataan Rencana Tapak Kawasan Medan Merdeka, hasil dari sayembara desain yang pemenangnya ditetapkan pada awal 2019.

Saat ini pelaksanaannya sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2019, bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng dengan target pengerjaan selama tiga tahun, atau akan selesai pada 2021.

Rancangan utama revitalisasi adalah membangun Lapangan Plaza sebagai wadah ekspresi warga di setiap sisi Monas, baik di wilayah selatan, timur, maupun barat, serta pembangunan kolam yang dapat merefleksikan bayangan Tugu Monas.

Kemudian penghijauan di area parkir dengan penanaman pohon, hingga sistem memanen air untuk kebutuhan perawatannya.

Saat ini proses revitalisasi mulai dilaksanakan di area Plaza Selatan seluas 34.841 m2.

"Dari 190 pohon di area selatan, beberapa akan dilakukan pemindahan ke area barat, timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka, atau dikenal dengan eks parkir IRTI (Ikatan Restoran dan Taman Indonesia),” ujar Isa, Senin (20/1).

Konsep revitalisasi sendiri dibangun berdasarkan kronologi sejarah kawasan Monas dan Medan Merdeka, dari fungsinya sebagai pusat pemerintahan sampai Taman Merdeka sebagai ruang terbuka hijau.

"Untuk pohon itu nanti dikembalikan ke sisi di lapangan IRTI. Ditanami pohon jadi jalur hijau. Nantinya nggak ada lapangan, nggak ada parkir lagi karena kedepannya kita mengutamakan transportasi publik," sambung Isa.

Selain itu, untuk sisi barat Monas, Isa menuturkan, juga akan dibangun stasiun MRT dan sisi bagian timur Monas atau Gambir akan mengalami perubahan yakni menjadi commuter line.

"Itu karena jalur kereta menuju keluar kota akan dipindah ke Stasiun Manggarai sebagai tempat keberangkatan dan juga transit. Jalur dalam kota, kita mengandalkan TransJakarta," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 21:10:00

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 13:06:00