Ternyata Ratu Keraton Agung Sejagat Baru Keguguran

Peristiwa  SENIN, 20 JANUARI 2020 , 12:25:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Ternyata Ratu Keraton Agung Sejagat Baru Keguguran

Ratu Agung Sejagat/Net

Penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus munculnya Keraton Agung Sejagat terus dilakukan.

Setelah melakukan penangkapan, penggeledahan, serta penyelidikan, tim kepolisian menemukan sebuah fakta mengejutkan.

Ratu Keraton Agung Sejagat alias Fanni Aminadia ternyata diketahui sempat mengalami keguguran. Insiden ini diketahui saat Fanni berada di rumah kontrakannya, di Sleman, Yogyakarta.

Berikut sejumlah informasi mengenai janin yang dikandung oleh Ratu Keraton Agung Sejagat tersebut.

Baru Beberapa Pekan

Fanni Aminadia diketahui sempat mengalami keguguran beberapa pekan yang lalu. Kala itu, Ratu Keraton Agung Sejagat ini masih berada di rumah kontrakannya, yang berada di Berjo Kulon RT 05 RW 04, Sidoluhur, Godean, Sleman, Yogyakarta.

Berita ini telah dikonfirmasi oleh Pjs Lurah Sidoluhur, Sudarmanto. Ia mendapatkan keterangan dari pengelola rumah, Mursinah. Menurutnya, Fanni Aminadia mengalami keguguran sekitar dua atau tiga minggu lalu.

"Saat kemarin ada penggeledahan (dari polisi), baru ketahuan kalau ada makam di kontrakan yang ditinggali Pak Toto," ujar Sudarmanto, Jumat (17/1).

Dimakamkan di Pelataran Rumah

Camat Godean, Sarjono, juga membenarkan perihal kabar mengejutkan tersebut. Sarjono juga membenarkan bila janin itu dimakamkan di area kompleks rumah kontrakan Toto dan Fanni. Tepatnya berada di sisi selatan rumah.

Mengejutkannya, janin tersebut diketahui telah berusia tiga bulan. "Iya (ada) makam. Tapi makam anaknya Bu Fanni, kebetulan miskram (keguguran), baru tiga bulan dimakamkan di sana," ujar Sarjono, saat dihubungi, Jumat (17/1).

Warga Tidak Tahu

Para tetangga yang tinggal di sekitar rumah kontrakan mereka bahkan tidak mengetahui bila Fanni Aminadia sempat hamil. Para tetangga juga terlihat terkejut dengan fakta adanya makam di pekarangan rumah kontrakan keduanya.

"Kebetulan warga tidak ada yang tahu," sambung Sudarmanto. Berdasarkan pengamatan mata, makam sang janin hanya tampak berupa gundukan tanah tanpa nisan. Namun, gundukan tanah tersebut dihiasi batu berwarna putih.

Dipindahkan ke TPU

Mengetahui ada makam di pekarangan rumah, warga dan pengelola rumah telah sepakat untuk memindahkannya. Makam janin yang ditaksir berusia tiga bulan itu dipindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Penggel di Desa Sidorejo, Jumat (17/1).

"Atas kesepakatan bersama antara warga dan pengelola rumah, akhirnya makam dipindahkan. Kita pindahkan tadi. Harapan kami supaya janin mendapatkan tempat yang layak dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat," ucap Sudarmanto.

Proses Pemindahan

Berdasarkan pengamatan lapangan, prosesi pemindahan makam janin ini didahului dengan pembongkaran makam.

Proses pemindahan makam ini dimulai pukul 16.00 WIB. Kala dibongkar, tampak sebuah kendi yang ditutupi kain.

Kendi tersebut kemudian di tempatkan ke makamnya yang baru setelah dibungkus terlebih dahulu dengan kain kafan.

Saat dipindahkan, janin kembali disimpan ke dalam kendi yang dibawa. Salah seorang warga bernama Bejret dengan suka rela menggendong kendi tersebut menggunakan selendang ke tempat pemakaman baru.

Oleh warga setempat, kendi ini dipindahkan dengan berjalan kaki dari rumah kontrakan Toto dan Fanni ke TPU Penggel di Desa Sidorejo.

Bukan Istri Raja

Tak disangka, Ratu Keraton Agung Sejagat pun ternyata bukanlah istri dari Toto Santoso.

Fakta ini dibeberkan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza Dahniel, di Semarang.

Lebih lanjut, Kapolda Jawa Tengah ini mengungkapkan, Fanni Aminadia hanya teman dekatnya saja. "Fanni Aminadia yang diakui sebagai permaisuri ternyata bukan istrinya, tetapi hanya teman wanitanya," kata Kapolda di Semarang, Rabu (15/1).

Bukan Warga Purworejo

Selain itu, pasangan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat juga ternyata bukanlah warga asli Purworejo.

Dikatakan oleh Kapolda Jawa Tengah, baik Toto Santosa maupun Fanni Aminadia, keduanya memiliki KTP Jakarta. Keduanya juga diketahui memiliki tempat indekos di Yogyakarta.

Toto Santosa diketahui tinggal di sebuah rumah kontrakan di daerah Sleman, Yogyakarta, sejak pertengahan 2017.

Tetangga Toto Santosa juga turut membenarkan kabar berita tersebut. Bahkan, diketahui Toto telah menyewa rumah kontrakan itu selama empat tahun.

"Pemilik kontrakan itu kebetulan Bude saya. Pak Toto sudah tinggal lebih kurang sekitar dua tahun di kontrakan tersebut," tutur Bejret, tetangga Totok Santosa.[dod]

Komentar Pembaca
Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 21:10:00

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 13:06:00