Sidang Judi Online, Saksi Mahkota Ngaku Tak Diperiksa Dan Tandatangani BAP

Hukum  KAMIS, 23 JANUARI 2020 , 22:32:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sidang Judi Online, Saksi Mahkota Ngaku Tak Diperiksa Dan Tandatangani BAP

Sidang judi online/Ist

Sidang perkara judi online yang menghadirkan saksi mahkota bernama Ujang Setiawan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara berlangsung singkat.

Meski demikian, kesaksian Ujang sangat mengejutkan. Dalam keterangannya, Ujang mengaku tidak pernah diperiksa oleh penyidik dan tidak pernah menandatangani Berita Acara Pemetiksaan (BAP) yang ada dalam berkas perkara persidangan.

Ujang juga mengatakan, dalam pemeriksaan sebelumnya dalam kasusnya sendiri, tidak pernah didampingi oleh penasehat hukum.

Ujang menjadi saksi mahkota atas kasus yang melibatkan empat terdakwa lainnya.

Merespon fakta persidangan, pengacara Alvin Lim menyebutkan bahwa tanda tangan yang tertera di BAP sangat berbeda, baik bentuk maupun lekukan dan tarikannya dengan contoh tandatangan asli yang ada pada KTP Ujang.

Dalam persidangan, Alvin Lim menunjukkan tandatangan yang tertera di BAP kepada saksi mahkota dan menanyakan apakah itu tandatangan Ujang, yang dijawab dengan tegas, "Bukan tanda tangan saya".

"Ujang dan kawan-kawan diancam dengan pasal TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) di mana ancaman pidana maksimal 20 tahun, dan berdasarkan pasal 55 KUHAP ancaman pidana di atas lima tahun penyidik wajib menyediakan pengacara dalam pemeriksaan," ujar Alvin.

Alvin mengungkapkan, praktik pemalsuan tanda tangan kerap dilakukan oknum penyidik. Terlebih mereka yang diperiksa tanpa didampingi pengacara.

Ketua majelis hakim kemudian memerintahkan Jaksa Penuntut (JP) untuk menghadirkan saksi verbal lisan (penyidik yang memeriksa saksi mahkota) untuk dikonfrontir dalam persidangan selanjutnya.

Alvin berharap pemerintah dan pemerhati hukum menyoroti kasus ini dimana menjadi contoh rakyat kecil menjadi korban oknum aparat.

"Walau kasus ini kasus kecil tetapi menjadi cermin bahwa penegakkan hukum di Indonesia masih terbelakang dan jauh dari sempurna," tutup Alvin.[dod]

Komentar Pembaca
Negatif Corona, WNI Crew Kapal Diamond Princes Minta Dievakuasi
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 13:06:00

Rezeki Banjir

Rezeki Banjir

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 18:37:00

Makan Bersama Pengungsi

Makan Bersama Pengungsi

JUM'AT, 03 JANUARI 2020 , 15:53:00