Soal Pernyataan Hasto, Pengamat: Semua Pelaku Kejahatan Korupsi Pasti Ngaku Jadi Korban

Hukum  MINGGU, 26 JANUARI 2020 , 06:31:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Soal Pernyataan Hasto, Pengamat: Semua Pelaku Kejahatan Korupsi Pasti Ngaku Jadi Korban

Hasto Kristiyanto/Net

Tersangka Harun Masiku mulai disebut sebagai korban penyalahgunaan kekuasaan oleh Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Hal tersebut kerap diungkap pihak PDI Perjuangan kepada publik belakangan ini.

Isu tentang Harun menjadi korban mencuat setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan hal tersebut usai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka Saeful Bahri pada Jumat (24/1).

Menanggapi pernyataan Hasto, peneliti Institut Riset Indonesia (INSIS), Dian Permata mengatakan, setiap orang yang terlibat dalam kasus korupsi selalu menganggap dirinya sebagai korban ataupun diframing turut terlibat.

"Semua pesakitan akan mem-framing mereka adalah korban, itu logika umum. Semua pelaku korupsi mereka akan mem-framing bahwa diri mereka adalah korban. Itu kan rumus umum. Makanya kalau kita terjebak di situ ya masalah ini nggak akan maju-maju," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/1).

Apalagi, Hasto pun sempat menyampaikan bahwa dirinya di-framing oleh pihak-pihak tertentu agar seolah-olah terlibat dalam kasus suap yang menjerat kadernya. Penyampaian menjadi korban framing itu disampaikan Hasto saat Rakernas PDIP beberapa waktu lalu.

Padahal, kata Dian, Hasto atau PDIP sendiri lah yang melakukan framing tersebut. Framing yang dimaksud ialah menyebut Harun menjadi korban atas penyalahgunaan kekuasaan Komisioner KPU.

"Dia mem-framing dirinya, ya itu sudah rumus baku bahwa dalam keilmuan komunikasi semua pelaku kejahatan korupsi pasti ngaku saya korban," katanya.

Bahkan, Dian menduga framing yang dilakukan oleh politisi PDIP bertujuan agar kasus suap tersebut tidak menyeret banyak korban nlaib dari PDIP.

"PDIP juga punya agenda setting bahwa kasus ini agar meminimalisir korban atau cipratan itu ke wajah PDIP. Maka ini disebut agenda dia mem-framing dirinya sendiri," jelasnya.

"Saya melihat agenda yang diatur mulai Adrian, dari Hasto, bahwa PDIP adalah korban kekuasaan yang disalahgunakan. Bagi saya, agenda settingnya adalah bagaimana caranya kasus ini terlokalisir, walaupun terciprat ke PDIP itu nggak banyak-banyak amat," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Negatif Corona, WNI Crew Kapal Diamond Princes Minta Dievakuasi
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 13:06:00

Rezeki Banjir

Rezeki Banjir

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 18:37:00

Makan Bersama Pengungsi

Makan Bersama Pengungsi

JUM'AT, 03 JANUARI 2020 , 15:53:00