Lapor Dewas Soal Rossa Purbo Bekti, WP KPK Dianggap Telanjangi Rumahnya Sendiri

Polhukam  MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 , 09:18:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lapor Dewas Soal Rossa Purbo Bekti, WP KPK Dianggap Telanjangi Rumahnya Sendiri

Pitra Romadoni Nasution/Ist

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) melaporkan Pimpinan KPK ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait pengembalian penyidik Rossa Purbo Bekti ke Mabes Polri.

Ketua WP KPK Yudi Purnomo menyebut, pelaporan ke Dewas KPK, karena pengembalian penyidik Rossa dianggap melanggar aturan.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Mahkamah Keadilan Pitra Romadoni Nasution berpendapat bahwa pelaporan tersebut merupakan pembangkangan terhadapi institusi KPK.

Pitra lantas mendorong Ketua KPK Firli Bahuri membersihkan pegawainya dari para pembangkang terhadap setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pimpinan KPK.

"Ketegasan ini diperlukan agar wibawa komisioner KPK tidak rusak dengan pegawai-pegawainya sendiri yang tidak taat kepada keputusan yang telah dibuat," kata Pitra melalui keterangan tertulisnya, Minggu (9/2).

Menurut Pitra, para pegawai KPK yang digaji negara semestinya menghormati kebijakan dari pimpinan KPK, bukan malahan melaporkannya ke Dewas KPK.

"Aneh melihat gerakan-gerakan WP KPK ini, apakah mereka pegawai KPK atau politisi yang selalu mengkritisi kebijakan rumahnya," ujar Pitra.

Pitra menyarankan WP KPK memberikan masukan untuk penguatan sistem di internal KPK, bukan mempermalukan ke publik dengan membuat laporan pengaduan yang disiarkan lewat media.

"Ini kan sama saja menelanjangi rumahnya sendiri. Apa salahnya para pegawai tersebut bertemu dengan pimpinannya dan memberikan masukan-masukan bukan malah lapor melaporkan," tegas Pitra.

Putra menilai pengembalian Rossa dari KPK ke Polri adalah hal yang wajar dilakukan untuk penyegaran institusi KPK.

"Itu hal yang biasa dalam institusi. Pimpinan KPK sah-sah saja mengambil keputusan untuk penyegaran di institusi KPK agar semakin kuat, optimal dalam pencegahan, melayani dan mengayomi, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta penegakan hukum," ucap Pitra.

Soal WP KPK, Pitra mendesak dibubarkan saja apabila menggangu dan menghambat kinerja dan keputusan dari komisioner KPK.

"Kalau perlu dicopot dari jabatannya, karena dinilai tidak mengerti aturan Aparatur Sipil Negara," tutup Pitra.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00