Tolak Omnibus Law 'Cilaka', Said Iqbal: Pemerintah Nggak Ada Otaknya!

Polhukam  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 17:24:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tolak Omnibus Law 'Cilaka', Said Iqbal: Pemerintah Nggak Ada Otaknya!

Said Iqbal/RMOL

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak tegas RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang saat ini tengah dibahas DPR RI. 

Presiden KSPI, Said Iqbal, mengatakan kaum buruh dan pekerja kecewa atas langkah pemerintah yang tidak melibatkan KSPI dalam merumuskan RUU tersebut. 

"KSPI tidak bertanggung jawab satu pasal pun dalam RUU tersebut, karena kami tidak dilibatkan. Jadi kalau ada disitu ditemukan persetujuan KSPI, itu tidak benar," tegas Said saat konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (16/2).  

Said menambahkan bahwa Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja alias Cilaka bertentangan dengan UUD 1945. Sebab dalam undang-undang disebutkan setiap warga negara berhak mendapat pekerjaan yang layak dan memperoleh kesejahteraan. 

Namun di RUU Cilaka ini tidak mencerminkan hal itu. Karenanya Said menegaskan bahwa KSPI akan terus memperjuangkan hak-hak buruh dan kaum pekerja.

"Draf RUU yang kemarin kita khawatirkan saat ini terbukti merugikan. Disebutkan bahwa PHK akan dipermudah, pemberlakuan outsourcing dan pekerja kontrak yang dibebaskan untuk semua jenis pekerjaan," jelasnya. 

Selanjutnya RUU Cilaka otomatis akan menghilangkan pula pesangon, outsourcing yang bebaskan untuk semua jenis pekerjaan dan juga jam kerja yang eksploitatif.

"Prinsip kita menolak RUU Cilaka ada tiga, pertama tidak ada job security, tidak ada income security dan tidak ada jaminan sosial. Pemerintah nggak ada otaknya," tegas Said.[dod]

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00