Perangi Sampah Di Laut, KKP Gandeng APEC Beri Pelatihan Peningkatan SDM

Nasional  SELASA, 18 FEBRUARI 2020 , 21:51:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perangi Sampah Di Laut, KKP Gandeng APEC Beri Pelatihan Peningkatan SDM

Program pelatihan peningkatan kapasitas terkait penanganan sampah laut/Ist

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) menyelenggarakan program pelatihan peningkatan kapasitas terkait penanganan sampah laut.

Tema yang diangkat pada kegiatan kali ini adalah Global Marine Debris Monitoring and Modeling:Support Protection of The Marine Environment yang bertempat di Hotel Discovery Kartika Plaza Kuta, Bali.

Acara dibuka pada Selasa (18/2) dan akan berlangsung selama 3 hari ke depan hingga 20 Februari 2020.

Program peningkatan kapasitas ini merupakan inisiasi dari KKP yang diajukan pada pertemuan APEC di Chile, pada 2019.

Melalui program ini diharapkan dapat membangun kapasitas secara global untuk memprediksi pergerakan sampah di laut, memperkuat kerja sama kelembagaan di bidang kelautan dengan memberikan informasi berbasis web untuk memantau sampah di laut

Selain itu, terwujudnya kepedulian Indonesia terhadap lingkungan laut dengan memberikan informasi dan metodologi mengenai monitoring dan modeling kepada para ekonomi APEC dan ASEAN khususnya.

Sebagai tuan rumah, mewakili KKP, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP, Sjarief Widjaja menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus membuka program pelatihan ini.

Ia mengatakan bahwa pemecahan masalah sampah di laut, khususnya di Indonesia perlu dilakukan untuk mendukung target dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030 dan wujud dari komitmen Indonesia seperti pada Our Ocean Conference dan the UNEP Global Partnership on Marine Litter.

Indonesia memiliki Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut dan mengurangi limbah plastik hingga 70% pada tahun 2025, untuk menargetkan beberapa masalah spesifik utama dalam pengelolaan sampah laut," ujar Sjarief.

KKP menjalankan implementasi terkait Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2018.

Sjarief mengharapkan hasil dari program ini dapat meningkatkan kapasitas pemantauan sampah di laut dan dampaknya terhadap ekosistem pesisir dan laut sehingga permasalahan sampah laut dapat diatasi secara efektif dan efisien.

Saat ini Indonesia masih memerlukan kajian dan analisis lapangan terkait jumlah sampah, terutama sampah plastik di laut, dalam rangka solusi masalah sampah laut di Indonesia untuk mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030," pungkasnya. [dod]

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00