Ahok Wajar Marah, Hukum Indonesia Memang Tebang Pilih

Polhukam  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 13:15:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ahok Wajar Marah, Hukum Indonesia Memang Tebang Pilih

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengaku marah dengan semua pihak saat dirinya dijerat pasal penistaan agama.

Hal ini disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam acara peluncuran bukunya berjudul 'Panggil Saya BTP' dengan salah satu media pada Senin (17/2) lalu

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, menilai kemarahan Ahok cukup beralasan jika dilihat dari situasi dan kondisi yang terjadi saat ini.

"Waktu jadi gubernur, Ahok juga sering marah-marah ya kan. Kalau dia mengatakan hukum kita tebang pilih, memang seperti itu di Indonesia ini. Dari dulu juga tebang pilih ya kan," ungkap Ujang saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/2).

"Jadi sesungguhnya penegakan hukum di Indonesia ini kan sulit kalau hanya mengandalkan penegakan hukum. Ahok secara hukum memang salah, yang kedua tekanan publiknya juga tinggi," sambungnya.

Hal itu disampaikan Ujang mengingat bukan cuma Ahok yang tersandung kasus penistaan agama. Nama lainnya seperti Sukmawati Soekarnoputri dan Ade Armando juga diduga kuat telah melakukan hal yang sama.

Meski sudah dilaporkan ke pihak berwajib, namun nama keduanya tak kunjung diproses. Bahkan ada anggapan keduanya kebal hukum.

"Kasus penegakan hukum kita nggak bener, tebang pilih. Tapi harus ada solusinya. Ahok punya jaringan kekuasaan. Dengan presiden dia juga punya kedekatan. Kenapa tidak langsung minta Jokowi untuk berdiskusi dan minta solusi?," tegas Ujang.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00