Cegah Noda Demokrasi, Kader Demokrat Inginkan Aklamasi AHY

Politik  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 11:38:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Cegah Noda Demokrasi, Kader Demokrat Inginkan Aklamasi AHY

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Partai Demokrat sepertinya trauma jika regenerasi kepemimpinan diserahkan pada pasar terbuka”.

Hal itu disebabkan karena pragmatisme berbagai kekuatan modal yang menunggangi nama-nama tertentu. Hal ini tentunya berpotensi membahayakan soliditas mesin Partai Demokrat.

Demikian analisa Direktur Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Ahmad Khoirul Umam saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/2).

Khoirul mengatakan, hal itu bukan tanpa alasan. Mengingat saat terpilihnya Anas Urbaningrum yang notabene berada di luar kendali dan supervisi langsung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya terjadi hal-hal tak diinginkan.

"Hingga berakibat pada terkoreksinya elektabilitas Demokrat secara signifikan di Pemilu 2014 lalu," ujar Khoirul.

Karena itu, wajar jika banyak kader yang menginginkan pengganti SBY hendaknya berasal dari pihak-pihak yang telah dididik, memiliki kesamaan cara pandang politik dan kebangsaan dengan SBY dan mendapatkan restu politik dari SBY.

Oleh karena itu dapat dipahami mengapa banyak kader PD yang cenderung menghendaki pemilihan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara aklamasi.

"Sebab, sistem aklamasi tentu berbeda dengan sistem penunjukan, sehingga tetap menjamin hak suara pengurusnya," ujar Khoirul.

Selain itu, Partai Demokrat tampaknya harus belajar pada pengalaman Kongres PAN. Dimana mekanisme voting yang dilakukan pada basis politik yang kurang terkonsolidasi, berpotensi membuka ruang konflik internal yang justru menjadi noda demokrasi”.

Apa yang ditampilkan Kongres PAN beberapa waktu lalu adalah fakta tak terbantahkan. Karena itu, Partai Demokrat tampaknya tidak ingin mengambil resiko besar.

"Sehingga wajar jika kemungkinan mekanisme aklamasi akan diambil ketimbang voting, konvensi, apalagi mekanisme penunjukkan," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00