Soal Pemilihan Wagub Ditunda, M Taufik Ngaku Tak Dilibatkan

Politik  JUM'AT, 20 MARET 2020 , 17:53:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Soal Pemilihan Wagub Ditunda, M Taufik Ngaku Tak Dilibatkan

Mohamad Taufik/Ist

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menolak keputusan sepihak Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang menunda pemilihan Wagub yang sedianya digelar pada Senin (23/3) mendatang.

Politisi Partai Gerindra ini mengaku tak dilibatkan dalam proses penundaan pemilihan Wagub DKI tersebut.

Saya belum tahu kalau ada penundaan pemilihan Wagub DKI, karena saya tidak paraf surat itu,” kata Taufik kepada wartawan, Jumat (20/3).

Menurut Taufik dengan tak menandatangani surat penundaan pemilihan Wagub tersebut, dirinya tak mengetahui kalau pemilihan Wagub ditunda.

Mekanismenya kalau ada surat ke luar seperti ini harusnya semua pimpinan dewan paraf, Nah ini saya belum paraf tuh,” tegas Taufik.

Dengan demikian, kata Taufik, dirinya tidak mengakui kalau ada surat penundaan pemilihan wagub.

Suratnya mana? Nggak ada surat itu dan enggak pernah sampai ke para pimpinan,” pungkas Taufik.

Sebelumnya, Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah menilai, surat edaran tersebut tidak sah.

"Pertama surat edaran tersebut tidak bernomor dan tidak ada stempelnya. Surat juga tidak ada tanggalnya. Ada dugaan surat dikeluarkan sepihak oleh ketua DPRD," kata Amir saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Jumat (20/3).

Kejanggalan lain yang ditemukan dalam surat tersebut adalah, tidak adanya paraf alias persetujuan dari para wakil ketua DPRD.

Menurut Amir, berdasarkan Pasal 80 Ayat 3 Tata Tertib DPRD DKI Jakarta No 1 Tahun 2020, surat yang dikeluarkan DPRD minimal diparaf oleh dua wakil ketua DPRD.

"Ini ada semacam tak ada koordinasi. Ada surat penting begini tak diberitahu ke pimpinan Dewan lainnya," ujar Amir.

Diketahui, rapat paripurna pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta resmi ditunda karena wabah virus Corona (Covid-19).

Dalam surat edaran yang diterima wartawan di Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta, agenda rapat paripurna pemilihan wagub yang seharusnya digelar pada 23 Maret 2020 ditunda.

Dalam surat yang diteken Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi disebutkan, pemilihan wagub ditunda untuk sementara waktu karena semakin melonjaknya jumlah pasien Corona.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 , 09:21:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00