Anies Tetapkan Jakarta Tanggap Darurat Corona, Begini Respon Politisi Gerindra

Politik  JUM'AT, 20 MARET 2020 , 21:46:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anies Tetapkan Jakarta Tanggap Darurat Corona, Begini Respon Politisi Gerindra

Wahyu Dewanto/Ist

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menetapkan status tanggap darurat virus Corona (Covid-19) mulai hari ini Jumat (20/3) hingga 14 hari ke depan. Masa tanggap darurat bisa diperpanjang.

Soal status tanggap darurat ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 337 Tahun 2020.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto memuji langkah Anies Baswedan menetapkan status tanggap darurat virus Corona hingga 14 hari ke depan.

"Kepgub Nomor 337 Tahun 2020 ini sangat bagus. Kesiapan pemerintah dalam penanggulangan Corona harus lebih baik lagi," kata Wahyu saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Jumat (20/3).

Menurut Wahyu, kesiapan yang harus diperhatikan Pemprov DKI Jakarta diantaranya adalah alat tes virus Corona, obat, ketersediaan alat pelindung diri dan fasilitas rumah sakit.

"Tanggap darurat Corona juga mesti dibarengi dengan pengawasan yang lebih ketat, sehingga waktu 14 hari kedepan tidak bergeser-geser lagi," ujar politisi Partai Gerindra ini.

"Sehingga Kepgub ini benar-benar real start untuk kebaikan dan pengendalian penyebaran Covid-19," sambungnya.

Demikian pula dengan dunia perbankan yang sepatutnya ikut mematuhi Kepgub tersebut.

"Dengan Kepgub, maka debitur bisa memperoleh kelonggaran-kelonggaran, seperti pembayaran PBB dan sebagainya. Semuanya disubsidikan ke yang terkena akibat," tutup Wahyu.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan, status tanggap darurat berarti seluruh komponen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama TNI dan Polri akan bekerja bersinergi atau bekerja sama lebih erat.

Anies mengatakan kerja sama juga perlu dibangun dengan masyarakat. Tentu guna menekan arus penularan virus Corona.

Anies berharap masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah. Setiap anggota masyarakat sudah sepatutnya bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri dan orang lain.

"Social distancing mutlak dilakukan oleh semua. bila sebagian tak melaksanakan potensi akan meningkat," imbuhnya.

Anies yakin mengurangi kegiatan di luar rumah bisa menekan kasus penularan corona. Dia berharap masyarakat benar-benar memahami itu.

"Kemampuan sistem di kota ini ada batasnya. Ini berbeda ada kasus 1-2, ini pandemik dan Jakarta interaksi tinggi," ucap Anies.

Sejauh ini, pemerintah pusat mengumumkan ada 369 orang positif terinfeksi virus corona di Indonesia. Mereka semua dirawat dan diisolasi secara khusus.

Dari jumlah tersebut, ada 35 orang meninggal dunia dan 17 orang dinyatakan sembuh. Kasus positif dan jumlah kematian terbanyak berada di Jakarta.

Kasus positif Corona antara lain berada di DKI Jakarta (215), Jawa Barat (41), Banten (37), Jawa Timur (15), Jawa Tengah (12), Kalimantan Timur (10), Bali (4), DIY (4), dan Kepulauan Riau (4).

Lalu di Kalimantan Barat (2), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Utara (1), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (1), serta dalam proses investigasi 13 kasus.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 , 09:21:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00