Pak Kapolri, Bubarkan Tes Massal Covid-19 Yang Digagas Ridwan Kamil

Nusantara  SELASA, 24 MARET 2020 , 08:39:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pak Kapolri, Bubarkan Tes Massal Covid-19 Yang Digagas Ridwan Kamil

Ridwan Kamil/Ist

Polri harus berani membubarkan Tes Massal Covid-19 yang diputuskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mulai Rabu besok (25/3) di sejumlah stadion di Jawa Barat.

Demikian disampaikan Neta Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Selasa (24/3).

"Sebab tes dengan pengumpulan massa ini bertentangan dengan instruksi Presiden Jokowi dan Maklumat Kapolri," kata Neta.

IPW berharap jajaran kepolisian berani bersikap tegas membubarkan aksi pengumpulan massa oleh Ridwan Kamil itu.

IPW juga berharap aparatur pemerintah bersikap satu kata dengan perbuatan dalam mengatasi penyebaran virus Corona.

"Jangan di satu sisi melarang pengumpulan massa, di sisi lain membuat pencitraan dengan mengumpulkan massa," ujar Neta.

Neta berpendapat, tes Corona buat masyarakat tidak harus dengan mengumpulkan massa di stadion, tapi bisa dilakukan door to door, untuk menghindari pengumpulan massa yang justru berisiko menyebarkan virus Corona.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah mengumumkan Tes Corona tersebut dilakukan di daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta serta sebagian Bandung Raya.

Yakni, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Sumedang. Daerah ini dipilih karena sebaran kasus Covid-19 paling banyak dibandingkan daerah lain.

Pelaksanaan tes dengan drive-thru, direncanakan Ridwan di tiga lokasi, yakni Stadion Patriot di Bekasi untuk warga Bekasi dan Karawang, Stadion Pakansari di Bogor untuk warga Bogor dan Depok, serta Stadion Si Jalak Harupat untuk Kabupaten Bandung dan sisanya.

Belakangan Pemkot Bekasi menolak rencana Ridwan tersebut.

"Melihat agresifnya Ridwan melancarkan rencana tes Corona ini, sudah saatnya Kapolri dan Kapolda Jabar menegur Ridwan untuk membatalkan rencananya tersebut. Sebab selain bertentangan dengan instruksi Presiden dan Maklumat Kapolri, pengumpulan massa berisiko menyebarluaskan penyebaran virus Corona," pungkas Neta.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00