Ini Prosedur Komplit Penanganan Jenazah Covid-19

Ragam  SELASA, 24 MARET 2020 , 18:52:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ini Prosedur Komplit Penanganan Jenazah Covid-19

Widyastuti/Net

Penanganan Corona Virus Desiase (Covid-19) memerlukan komitmen dan tanggung jawab dari semua pihak. Termasuk ketika mengurus jenazah pasien yang meninggal dunia karena Covid-19.

Pelaksanaan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 harus memperhatikan dan mengikuti Standar Operasional Presedur (SOP) yang bertujuan untuk mencegah transmisi atau penularan penyakit dari jenazah ke petugas, pengunjung dan lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota terkait tata cara pengurusan dan penguburan jenazah yang dinyatakan positif Covid-19.

"Kita tahu bahwa jenazah itu harus diperlakukan secara khusus, dan ini sudah kita informasikan ke semua rumah sakit di Jakarta. Sehingga mereka tahu tata cara prosedurnya," kata Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa sore (24/3).

Melalui Surat Edaran Nomor Nomor : 55/sE/Tahun 2020, Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan panduan tentang pelaksanaan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di DKI Jakarta.

Pelaksanaan pemusalaran jenazah pasien Covid-19 dilaksanakan dengan memperhatikan prosedur sebagai berikut:

A. Ruang Rawat/ Kamar Isolasi 1. Petugas pemulasaran

a. Persiapan : Seluruh petugas pemulasaran jenazah harus menjalankan kewaspadaan standar ketika menangani pasien yang meninggal akibat penyakit menular

b. Petugas memberikan penjelasan kepada pihak keluarga tentang penanganan khusus bagi jenazah yang meninggal dengan penyakit menular (Penjelasan tersebut terkait sensitivitas agama, adat istiadat, dan budaya)

c. Jika ada keluarga yang ingin melihat jenazah, diizinkan dengan syarat memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sebelum jenazah masuk kantong jenazah

d. Petugas yang menangani jenazah memakai APD lengkap (gaun sekali pakai, lengan panjang dan kedap air, sarung tangan nonsteril (satu lapis) yang menutupi manset gaun, pelindung wajah atau kacamata/google (untuk antisipasi adanya percikan cairan tubuh), masker bedah, celemek karet (apron) dan sepatu tertutup yang tahan air

e. Selain yang disebutkan di atas tidak diperkenankan untuk memasuki ruangan

2. Perlakuan Terhadap Jenazah

a. Tidak dilakukan suntik pengawet dan tidak dibalsem

b. Jenazah dibungkus dengan menggunakan kain kafan kemudian dibungkus dengan bahan dari Plastik (tidak tembus air), setelah itu diikat

c. Masukan jenazah ke dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus

d. Pastikan tidak ada kebocoran cairan tubuh yang dapat mencemari bagian luar kantong jenazah

e. Pastikan kantong jenazah disegel dan tidak boleh dibuka lagi

f. Lakukan disinfeksi bagian luar kantong jenazah menggunakan cairan desinfektan

g. Jenazah hendaknya dibawa menggunakan brankas khusus ke ruangan pemulasaran jenazah/kamar jenazah oleh petugas dengan memperhatikan Kewaspadaan standar

h. Jika akan diautopsi hanya dapat dilakukan oleh petugas khusus, autopsi dapat dilakukan jika sudah ada izin dari pihak keluarga dan direktur RS

B. Ruang PemuIasaran/Ruang Jenazah

a. Petugas memastikan kantong jenazah tetap dalam keadaan tersegel kemudian jenazah dimasukkan ke dalam peti kayu yang telah disiapkan, tutup dengan rapat, kemudian tutup kembali menggunakan bahan Plastik lalu didesinfeksi sebelum masuk ambulans

b. Jenazah diletakkan di ruangan khusus, sebaiknya tidak lebih dari 4 (empat) jam disemayamkan di pemulasaran

c. Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga untuk pelaksanaan pemakaman agar jenazah tidak keluar atau masuk dari pelabuhan, bandar udara, atau pos lintas batas darat negara

C. Menuju Tempat Pemakaman/Kremasi

a. Setelah semua prosedur pemulasaran jenazah dilaksanakan dengan baik, maka pihak keluarga dapat turut dalam penguburan jenazah tersebut

b. Jenazah diantar Oleh mobil jenazah khusus dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Hubungi No. 021-5480137 dan 021-5484544) ke tempat pemakaman/tempat kremasi

c. Pastikan penguburan/kremasi tanpa membuka peti jenazah

d. Penguburan dapat dilaksanakan di tempat pemakaman umum

Edaran ini untuk menjadi perhatian dan agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 , 09:21:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00