Kebijakan Pemerintah Tangani Radikalisme Masih Fluktuatif

Polhukam  SABTU, 04 APRIL 2015 , 22:49:00 WIB

Kebijakan Pemerintah Tangani Radikalisme Masih Fluktuatif

IST

RMOL.Respon pemerintah terhadap radikalisme masih fluktuatif. Hal itu disebabkan, karena pemerintah belum memiliki kebijakan jangka panjang ‎untuk menangkalnya.

"Dalam konteks penyebaran paham-paham radikal, respon kita terhadap fenomena ini sebenarnya fluktuatif. Itu yang saya sesalkan dari berbagai kebijakan pemerintah yang seringkali tiba-tiba menjadi paranoid tentang suatu hal, tapi untuk jangka waktu yang cukup lama, dia diam," kata Direktur Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta, Ali Munhanif,  dalam diskusi "Mengapa blokir situs online?" di Menteng, Jakarta, Sabtu (4/4).

Ali menyarankan, Badan Nasional ‎Penanggulangan Terorisme (BNPT) tidak perlu fokus pada kebijakan operasional terkait radikalisme. Sebab, hal itu tidak akan menghasilkan sesuatu yang produktif.

Menurut Ali, ‎penindakan sebaiknya diserah‎kan kepada polisi dan Densus 88. "‎BNPT ada baiknya punya semacam strategi yang terprogram, memberikan masukan, dan harus canggih," ucapnya.

Dengan begitu, tambah Ali, apabila ada program-program atau kampanye yang disampaikan di ruang publik untuk mengajarkan kekerasan bisa segera dihindari.

"Apabila ada ruang publik yang kira-kira disusupi oleh program-program atau kampanye kekerasan, mengajak kebencian dan seterusnya, itu bisa dengan cepat dihindari," tandasnya. [JPN/zlf]

Komentar Pembaca