Lamban, Kasus UPS Disarankan Dilimpahkan ke KPK

Polhukam  RABU, 13 MEI 2015 , 12:59:00 WIB | LAPORAN:

Lamban, Kasus UPS Disarankan Dilimpahkan ke KPK

ALEX USMAN DAN ZAENAL SOLEMAN/IST

RMOL. Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai, kinerja kepolisian lamban dalam mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD 2014.

Pasalnya, hingga kini penyidik Bareskrim Mabes Polri baru menetapkan dua tersangka, yakni bekas Kepala Sarana dan Prasarana Sudin Pendidikan Menengah Jakbar, Alex Usman dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda), Zaenal Soleman.

Menurut Uchok, lambannya menangan kasus UPS tersebut dipengaruhi intervensi politik. Sebab, tak ada tersangka baru dan pengembangan kasus berarti, sekalipun telah memeriksa berbagai pihak, termasuk dari DPRD DKI.

"Kendala secara politik atau dugaan intervensi politik sangat kentara. Sehingga, membuat polisi sulit untuk menetapkan tersangka baru," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (13/5).

Bagi eks aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini, sepatutnya anak buah Komjen Budi Waseso telah menetapkan tersangka baru. "Dan sudah berkembang ke TPPU (tindak pidana pencucian uang)," lanjutnya.

Apabila Polri tak bertindak tegas, dia menyarankan, kasus UPS diambil alih penegak hukum lain. "Sebaiknya dilimpahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saja," tandas Uchok. [tah]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00