DPR Minta Jokowi Klarifikasi Soal Tunjuk KSAD Gatot Jadi Calon Panglima TNI

Nasional  RABU, 10 JUNI 2015 , 06:37:00 WIB

DPR Minta Jokowi Klarifikasi Soal Tunjuk KSAD Gatot Jadi Calon Panglima TNI

fahri hamzah wakilketua dpr ri/ist

RMOL. Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memastikan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) mengusulkan KSAD Jendral Gatot Nurmantyo sebagai calon panglima TNI.

Untuk itu Fahri meminta agar Presiden menjelaskan hal itu karena meski tidak ada pelanggaran UU, namun keputusan mengusulkan Gatot yang berasal dari Angkatan Darat melanggar consensus yang sudah terbangung selama ini.

"Atas namanya saya lihat, saya lhiat copinya sepintas. Pak Gatot Nurmantyo Angkatan Darat. Ini tren baru, dan tentunya DPR berharap presiden menjelaskan ini. Memang ini tidak ada pelanggaran uu. Tapi ini merubah konsensus yang dibangun selama ini," ujar Fahri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/6).

Penunjukkan Gator yang berasal dari unsur Angkatan Darat sendiri melanggar konsensus karena selama ini jabatan panglima TNI selalu digilir. Seharusnya saat pergantian ini yang akan menjadi panglima TNI adalah KSAU, Marsekal Agus Supriyatna.

Untuk itu Fahri sendiri tidak mau menuduh presiden memiliki motif politik didalamnya. Tapi yang kita harapkan presiden ada penjelasan lebih spesifik.

"Misalnya kalo presiden bilang hak prerogatif, ya itu biasa saja. Tapi bagaimanapun merubah kebiasaan itu harus ada satu penjelasan," tambahnya.

Tubuh TNI menurutnya tetap harus dijaga profesionalitas dan semangatnya. "TNI garda terdepan kita untuk menjaga garis pertahanan bangsa kita yang paling luar. Penjelasan presiden ini kita perlukan. Presiden tidak menjelaskan alasan, hanya menjelaskan prosedur. Pak moeldoko sudah pensiun. Jadi perlu diganti," paparnya.

Penjelasan Jokowi sebagai presiden menurut Fahri penting demi menjaga suasana di tubuh TNI. Untuk itu surat Jokowi itu segera akan ditindaklanjuti. "Kita bawa ke rapim, dari rapim ke bamus, lalu diputuskan bagaimana surat itu. Biasanya komisi I yang terkait untuk fir and proper," tegasnya.

Dia pun menegaskan bahwa hal itu bisa saja dilakukan pecan ini. Namun Fahri pun tidak lupa mengingatkan agar Jokowi bisa memberikan kepastian dan jangan sampai muncul goncangan di tengah jalan seperti yang terjadi pada kasus pemilihan kapolri lalu. "Sikap netral Jokowi tetap harus diperlihat," tandasnya. [prs]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00