Soal Pergantian Taufik di Balegda Kewenangan Partai Terkait

Polhukam  RABU, 10 JUNI 2015 , 08:31:00 WIB | LAPORAN:

Soal Pergantian Taufik di Balegda Kewenangan Partai Terkait

mohamad taufik/ist

RMOL. Anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, enggan menanggapi adanya wacana mengevaluasi Mohamad Taufik, ketua alat kelengkapan dewan (AKD) yang dijabatnya.

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jakarta Timur ini hanya menerangkan, bila ditunjuknya Taufik sebagai ketua Balegda DPRD ataupun penempatan pimpinan AKD lainnya, telah melalui proses politik.

"Kalau untuk pimpinan Balegda, komisi, itu hasil dari proses politik di pimpinan antarfraksi," ujar Rio kepada RMOLJakarta di ruang kerjanya, Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, imbuh mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu, keputusan untuk mengganti seseorang sebagai pimpinan dewan atau AKD dikembalikan kepada partai politik masing-masing.

Kendati demikian, Rio mengingatkan, bila dirinya telah melaporkan ke pimpinan Fraksi PDIP (FPDIP) DPRD, terkait aspirasi adanya tuntutan agar Balegda segera membahas dan mengesahkan beberapa raperda sesuai jadwal yang telah disepakati.

"Tapi sekali lagi, mungkin kita tinggal menunggu pertimbangan dari pimpinan, kenapa belum jalan," tandasnya.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD, Prabowo Soenirman, sebelumnya menyatakan, kepemimpinan Taufik sebagai ketua Balegda perlu dievaluasi. Sebab, belum ada satupun produk hukum yang telah dibahas maupun disahkan.

"Jika tidak, dampaknya DPRD DKI semakin buruk di hadapan warga Jakarta," tegas eks direktur utama PD Pasar Jaya ini. [tah]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00