Fahri: Sekalian Saja Hidupkan Lagi Petrus

Nasional  SELASA, 23 JUNI 2015 , 02:45:00 WIB | LAPORAN:

Fahri: Sekalian Saja Hidupkan Lagi Petrus

KPK/Ist

RMOL. Pelaksana Tugas Wakil Ketua Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK), Indiarto Senodadji menyatakan, penghilangan wewenang penyadapan akan membuat lembaganya tidak punya taji.

Hal ini langsung dikomentari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah. Kata dia, hal itu sudah menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam putusan MK disebutkan, bahwa tata cara penyadapan harus diatur dengan undang-undang tersendiri.

Dia pun membandingkan kalau lembaga penegak hukum seperti KPK bisa mengambil jalan pintah untuk menangkap koruptor dengan cara menyadap, maka katanya sekalian saja dihidupkan kembali program penembak misterius (petrus).

"Kalau Anda boleh mengambil jalan pintas untuk menangkap korban, maka sekalian saja kita hidupkan petrus. Penyadapan kan dasarnya UU intelijen lama yang membolehkan operasi intelijen sampai membunuh orang. Ini UU sudah diamandemen 4 kali harus dilihat dasarnya, UUD amandemen baru dong, gak boleh dasar amandemen yang lama," tegasnya di Jakarta, Senin (22/6).

Dengan demikian maka menurut Fahri keliru kalau ada yang mengatakan tanpa penyadapan KPK tidak akan efektif. "Ya penyadapan itu ampuh, sama dengan petrus bunuh orang di pinggir jalan ampuh. Masa ampuh jadi dasar. Apa itu yang kita mau?," tukas Fahri. [arp]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00