DPR Kecam Menaker Izinkan Masuknya Pekerja Kasar dari China

Nasional  SELASA, 30 JUNI 2015 , 06:14:00 WIB

DPR Kecam Menaker Izinkan Masuknya Pekerja Kasar dari China

fahri hamzah wakil ketua dpr/ist

RMOL. Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyayangkan sikap Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker)  yang mengizinkan pekerja kasar dari luar negari terutama dari China untuk bekerja di Indonesia.

Dia pun mempertanyakan sikap Menaker Hanif Dhakiri disaat justru jumlah pengangguran dan PHK meningkat saat ini di Indonesia karena perekomomian yang tidak menentu.

"Kok bisa Menaker memudahkan pekerja kelas bawah asing untuk masuk, semetara pengangguran di Indonesia tinggi. Saya dengar jumlahnya masif, dan itu tolong dilaporkan sama Menaker secara resmi. Dia mendatangkan pekerja dari China nya berapa banyak?," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/6).

Fahri pun heran dengan sikap menaker yang memasukkan tenaga kerja tanpa keahlian sementara di Indonesia kita sudah memiliki semuanya.

"Apa ada hal yang orang Indonesia tidak bisa kerjakan? Ini harus dijelaskan oleh Menaker kenapa seperti ini dan buat sektor apa," tambah Fahri heran.

Sementara itu Pakar Ekonomi Kerakyatan, Sri Edi Swasono mengingatkan, kehidupan warga pribumi yang semakin terjepit dengan adanya pekerja asing kelas bawah dari China yang masuk ke Indonesia.

"Dalam kondisi ekonomi seperti ini Pedagang Kaki Lima (PKL) kelompok pribumi digusur tanpa alternatif kesempatan hidup. Pekerja buta huruf Cina dikasih masuk Indonesia, hak sosial rakyat (pasal 27 ayat 2) dikasih ke asing," ujar Mentantu Bung Hatta ini lagi.

Sri Edi juga mengatakan, ‘pasar rakyat’ dirobohkan bahkan tidak sedikit yang kabarnya sengaja dibakar. "Mall-mall asing dibangun atas dorongan Pemda. Pasar yang dibakar pindah tangan ke taoke-taoke developer. Rakyat dibodohi, milih presiden zalim begini, kejam," papar Sri Edi.

Seperti dikabarkan, tenaga kerja kasar asal Cina sudah mulai datang bergelombang ke Bayah, Pandeglang, Banten. Buruh asal Cina itu dipekerjakan untuk membangun pabrik Semen Merah Putih di Bayah, Lebak. Selain itu beredar juga isu bahwa sebuah perusahaan Indonesia mempekerjakan nelayan-nelayan asal China di daerah timur Indonesia.[prs]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00