Minta Kopasus Latih Brimob, Polri Harus Hati-hati

Nasional  RABU, 29 JULI 2015 , 05:53:00 WIB | LAPORAN:

Minta Kopasus Latih Brimob, Polri Harus Hati-hati

ist

RMOL. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon J Mahesa mengatakan, Polri harus hati-hati terhadap permintaannya, agar Brimob dilatih Kopassus. Sebab, kebutuhan kemampuan raider, seperti yang dimiliki Kopassus, tidak dibutuhkan seluruh anggota Brimob.

Daerah-daerah yang ada separatisme, seperti Papua dan Aceh, memang dibutuhkan Brimob dengan kemampuan seperti Kopassus. Namun, untuk di Jawa misalnya, bisa membuat polisi menjadi arogan.

"Jadi, menurut saya, kita harus berhati-hati menyikapinya. Kalau bilang pelru, ya..perlu. Tapi, seberapa banyak keperluannya? Kita harus bedakan," ujar Desmon ketika dihubungi, Selasa (28/7).

"Kapolri harus hati-hati menempatkan orang, karena Brimob gaya Kopassus ini mengkhawatirkan dan justru bisa menimbulkan masalah di sebagian wilayah nantinya," lanjut dia.

Dia pun mengingatakan, jika Brimob memiliki kemampuan seperti Kopassus, maka bakal menghilangkan pendekatan Linmas dan Sabhara yang dimiliki Polri.

"Lagipula, apakah semua anggota Brimob akan berkarir di Brimob? Kan tidak. Ketika dia ditempatkan di satuan teritorial (Polda, Polres), wajah garang akan tetap ada. Ini akan jadi wajah kepolisian," jelasnya.

Selain itu, Kopassus dilatih untuk melawan pihak luar yang ingin mengganggu kedaulatan Indonesia. sementara Brimob, lebih banyak berhadapan dengan demonstran.

"Makanya, saya kurang setuju kalau Polri dijadikan seperti Kopassus, menghadapi demonstran dan pihak luar yang ingin mengganggu kita kan berbeda," tegas politikus Gerindra tersebut.

"Lebih baik, diperkuat Densus saja. Ini akan jadi persoalan polisi masa depan, wajah polisi wajah sipil, lebih dekat dengan masyarakat," tandas Desmon. [tah]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

RABU, 29 JULI 2020 , 10:05:00

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

RABU, 29 JULI 2020 , 13:29:00