Wow... Biaya Pembangunan 7 Koridor LRT Capai Rp65 Triliun

Polhukam  SABTU, 12 SEPTEMBER 2015 , 12:32:00 WIB

RMOL. Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi, Sutanto Suhodo mengatakan, biaya pembangunan light rail transit (LRT) milik Pemprov DKI diperkirakan mencapai sekitar 40 juta dollar AS per kilometer.

Bila mengacu kurs yang berlaku saat ini, jumlah tersebut setara dengan Rp 570 miliar. LRT yang akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI direncanakan mencapai tujuh koridor.

Menurut Sutanto, panjang keseluruhan dari tujuh koridor tersebut mencapai 115 kilometer. Dengan demikian, total biaya pembangunan untuk tujuh koridor diperkirakan mencapai sekitar Rp 65 triliun.

"Rp 65 triliun itu hitungan kasar yang sudah mempertimbangkan resiko inflasi dan segala macam. Dan itu sudah mencakup prasarana dan sarana. Jadi, itu sudah termasuk pengadaan gerbong dan sistem persinyalan," kata dia di Jakarta, Jumat (11/9).

Tujuh koridor LRT yang direncanakan dibangun dengan pendanaan dari Pemprov DKI meliputi rute Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 Km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno Hatta (18,5 Km), dan Ancol-Cempaka Putih (10 km).

Mengacu pada data tersebut, Sutanto menyebut akan ada perbedaan biaya pembangunan antara koridor yang satu dengan koridor yang lain. Adapun koridor yang biaya pembangunannya akan menelan biaya paling tinggi adalah koridor Kebayoran Lama-Kelapa Gading.

"Karena koridor 1 cukup panjang, sekitar 21,6 kilometer. Sesuai yang dikatakan Bu Tuty (Kepala Bappeda Tuty Kusumawati), bisa saja saja sampai Rp 10,5 triliun," ujar Sutanto. [prs]

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00