Diperiksa Sebagai Saksi, KPK Hanya Garap Surya Paloh Selama 3 Jam

Nasional  SABTU, 24 OKTOBER 2015 , 09:10:00 WIB

Diperiksa Sebagai Saksi, KPK Hanya Garap Surya Paloh Selama 3 Jam

Surya Paloh/ist

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sebagai saksi, terkait kasus suap yang melibatkan kader partainya yang telah mengundurkan diri, Patrice Rio Capella.

Pemeriksaan yang berlangsung Jumat (23/10) malam tersebut tergolong singkat. Paloh mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 20.00 dan keluar gedung KPK pukul 23.00.

"Sebenarnya pemeriksaan saya dijadwalkan Senin. Tapi, karena ada acara, saya minta diajukan malam ini," ucapnya tadi malam.

Saat mendatangi KPK, Paloh didampingi beberapa kader Nasdem. Termasuk Ketua DPP Bidang Hukum Taufik Basari. Anggota Komisi III DPR itu menegaskan, partainya mendukung sepenuhnya pengungkapan kasus tersebut. Taufik juga mendorong Jaksa Agung M. Prasetyo yang dikait-kaitkan dengan perkara itu bersikap kooperatif.

Selama ini Prasetyo memang sekadar membantah punya kaitan dengan perkara mantan kolega separtainya tersebut. Namun, dia tak menunjukkan niat baik untuk mengungkap perkara itu sejelas-jelasnya.

Salah satu indikasinya, dia tak beriktikad melimpahkan pengusutan perkara dugaan korupsi di Pemprov Sumut yang menjadi sumber kasus-kasus yang menjerat kader Nasdem tersebut.

Padahal, Gubernur Sumut (nonaktif) Gatot Pujo Nugroho sudah meminta semua perkaranya dilimpahkan ke KPK agar kasusnya terang benderang. Gatot khawatir pengusutan perkaranya di Kejagung malah menimbulkan konflik kepentingan. Sebab, kasus-kasusnya berkaitan dengan kader Nasdem yang menjadi bekas perahu politik Prasetyo.

Pimpinan KPK Johan Budi menyatakan, salah satu tujuan pemeriksaan Paloh adalah mengonfirmasi keterangan-keterangan yang disampaikan tersangka. "Keterangannya dibutuhkan untuk tersangka RPC (Rio, Red)," ujarnya.

Johan mengatakan, penanganan kasus Rio sampai saat ini terus dikembangkan. Kalau kemudian dalam pengembangannya KPK menemukan dua alat bukti yang cukup, bisa jadi penyidik menjerat pelaku lain, tak terkecuali Paloh.

Saat ditanya apakah KPK akan melakukan gelar perkara berkaitan dengan dugaan Paloh sebagai tersangka, Johan hanya tertawa. "Pertanyaan itu saat ini hanya bisa saya jawab dengan senyum," ujarnya.

Selain Paloh, KPK mungkin menelusuri keterlibatan Prasetyo. Sebab, sebagaimana diketahui, nama Prasetyo selama ini kerap disebut para tersangka. Salah satunya Gatot dan istrinya, Evy Susanti. [jpn/zul]



Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00