Yusril Tuding Menteri Ferry Tak Mengerti Hukum Pertanahan

Peristiwa  KAMIS, 28 APRIL 2016 , 13:50:00 WIB

Yusril Tuding Menteri Ferry Tak Mengerti Hukum Pertanahan
RMOL. Yusril Ihza Mahendra kembali membuat polemik mengenai permasalahan kawasan Luar Batang. Kali ini, pakar hukum Negara tersebut menuding Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan sebagai pejabat Negara yang tak mengerti hukum tanah.

Menurut Ysuril,  pemerintah tidak pernah memiliki tanah, tetapi hanya menguasai untuk dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

"Negara tidak memiliki tanah. Negara hanya menguasai tanah dan mengatur pemanfaatannya untuk kepentingan rakyat, jadi tidak ada dasar hukumnya," ujar Yusil di Kota Kasablanka, Kamis (28/4).

Ketika sebuah instansi pemerintah ingin memiliki tanah, lanjut Yusril, statusnya sama dengan perusahaan swasta dan orang perseorangan, yakni dengan mengurus perizinan di Badan Pertanahan Negara (BPN).

Yusril mencontohkan, jika ingin memiliki tanah untuk membangun pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat), pemerintah harus membeli tanah tersebut. Namun, jika tidak ada hak atas kepemilikan tanah, maka pemerintah harus memohon kepada BPN.

"Kalau dibilang tanah milik negara, maksudnya apa? Karena itu, pejabat pemerintah tidak mengerti hukum tanah," ujar Yusril.

Sebelumnya, Menteri Ferry, menyebut tanah Luar Batang adalah milik negara.

"Itu tanah negara," kata Ferry  di Istana, Rabu (27/4) sore.

Menurut Ferry, seiring perjalanan waktu, lahan itu dikuasai oleh masyarakat umum sehingga seolah-olah lahan sudah milik masyarakat. [dam/dka]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok