Vaksin Palsu, Fahri Sebut BUMN Lakukan Monopoli

Polhukam  SENIN, 18 JULI 2016 , 12:45:00 WIB | LAPORAN:

Vaksin Palsu, Fahri Sebut BUMN Lakukan Monopoli
RMOL. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, beredarnya vaksin palsu akibat adanya monopoli dari salah satu BUMN yang melakukan impor vaksin, dan kemudian mendistribusikannya.

"Saya baru tahu dari para dokter yang mengabarkan kepada saya, ternyata vaksin itu banyak di monopoli oleh BUMN," kata Fahri di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/7).

Namun Fahri tak menyebut BUMN yang melakukan monopoli vaksin tersebut. Dia pun meminta pemerintah melakukan investigasi terkait masalah ini. Sebab, BUMN yang menjadi pengimpor, harusnya bisa melacak pembuat vaksin palsu.

"Jadi kenapa ada barang monopoli yang tiba-tiba menyebar dan bisa dipalsukan? Sebetulnya lebih gampang melacaknya," kata dia.

Menurutnya, jika pemerintah tidak mau dan tidak mampu melakukan investigasi menyeluruh soal vaksin palsu, maka Komisi IX DPR bisa melakukannya.

"Tidak selayaknya produk yang sudah di monopoli oleh pemerintah bisa dipalsukan  pihak-pihak non-pemerintah," kata dia.

Bagi dirinya, sanksi dengan menutup rumah sakit bukan jalan keluar yang baik. Sebab, dengan begitu sama saja mengorbankan pelayanan publik. [ipk]

Komentar Pembaca