Walikota Jaksel Lega, Warga Lebak Bulus Bersedia Pinjamkan Tanah Buat Stasiun MRT

Jakarta Selatan  RABU, 20 JULI 2016 , 21:10:00 WIB | LAPORAN:

Walikota Jaksel Lega, Warga Lebak Bulus Bersedia Pinjamkan Tanah Buat Stasiun MRT
RMOL. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikejar target penyelesaian tanah pembangunan stasiun mass rapid transit (MRT) di Lebak Bulus. Awal bulan Agustus harus sudah dimulai. Sementara bidang tanah belum tersedia.

"Jika terlambat, Pemprov akan mendapat penalti dari penyandang dana pemerintah Jepang sebesar 4 milyar. Pemkot Jakarta Selatan yang ikut terbebani pun ngebut cari solusi. Untunglah ada pinjaman 6 bidang tanah dari  warga RT 001/02, Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta selatan," kata Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi Rabu (20/7).

Tri mengatakan, sebagai pemerintah pihaknya sangat mengapresiasi warga RT 001/02 yang bersedia meminjamkan tanahnya di 6 bidang yang menjadi proyek MRT. MRT ini program Nasional dengan anggaran 49 Persen Pemda, 51 Persen pemerintah pusat

"Awal Agustus ini sudah ada pembangunan stasiun MRT. Makanya kita bermohon pada mereka tanah dipinjamkan dulu . Peminjaman bidang ini juga sudah pasti ada kompensasi dari pemerintah, ” ujar Tri saat audiensi dengan warga Lebak Bulus Raya.

Menurut Tri, sudah ada kesepakatan antara pemerintah dan warga. "Jumat (22/7) besok agar tanah dapat dikosongkan. Konpensasi tanah akan dibayar. Jadi perjanjiannya kita dengan SKPD, Bina Marga, walikota, BPN, MRT menandatangani sudah pasti," paparnya.

Namun demikian,  Tri meminta kepada warga pemilik bidang tanah untuk sabar menerima kompensasi.  

"Masalahnya ini sekarang anggarannya belum turun. Memang prosudurnya agak lama pencairan kurang lebih seminggu. Penelitian berkas dari BPN terlebih dahulu karena awal Agustus ini harus kerja agar cepat terbangun," terangnya.

Sementara itu Direktur Teknis MRT, Natzir mengatakan, peminjaman bidang tanah ini merupakan salah satu  alternatif  terbaik selama  tidak melanggar aturan yang berlaku.

"Ini pasti dibayarkan karena ini aparsialnya juga khusus, tidak berdasarkan NJOP. Pinjam pakainya sampai  dibayarkan," ujar Natzir.

Ketua RW/RT 02/01, Mulingka yang mewakili warga mengaku sangat setuju dengan adanya perjanjian pinjam pakai yang diberikan untuk 6 bidang lahan warga.

"Semoga ini bisa langsung dibayarkan pemerintah, karena ini memang untuk kepentingan bersama," cetusnya. [prs]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00