Sejak Dahulu Pemakaman Fiktif Sudah Ada di TPU Pondok Rangon

Polhukam  SABTU, 23 JULI 2016 , 17:35:00 WIB | LAPORAN:

Sejak Dahulu Pemakaman Fiktif Sudah Ada di TPU Pondok Rangon
RMOL. Kasus makam fiktif di DKI Jakarta yang baru-baru ini terungkap, ternyata sudah lama terjadi. Bahkan masyarakat pun banyak yang mengakui hal itu.

Menurut mereka jual-beli makam fiktif itu bisa terjadi karena adanya permainan dari oknum-oknum petugas pemakaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RMOLJakarta, dari dulu hampir semua TPU emakaman rawan pungutan liar (pungli) dan pemakaman fiktif. Salah satunya seperti di TPU Pemakaman Pondok Rangon.

"Dari dulu modus pemakaman fiktif itu sudah ada mas. Itu permainan oknum petugas pemakaman. Para oknum itu mengatakan tanah makam sudah penuh, nah lalu mereka nawarkan harga tinggi kalau mau tanah makam itu," ucap salah satu warga yang enggan namanya ditulis kepada RMOLJakarta, Sabtu (23/7).

Dia juga menambahkan, biasanya keberadaan pemakaman fiktif berada diposisi depan yang berdekatan dengan pagar depan atau pintu masuk.

"Dulu tetangga saya mau ngubur makam dipemakaman pondok rangon, namun petugas pemakaman mengatakan sudah penuh. Saat meminta tolong kepada petugas untuk dicarikan pemakaman kosong, mereka (petugas) pemakaman TPU Pondok Rangon pasang tarif Rp.3.500.000 tapi harganya minta disepakatin dan diterima. Nah akhirnya dapat lahan pemakaman diposisi depan dengan kondisi ada batu nisan namun fiktif," paparnya.

Hal senada juga dikatakan WA (50) warga Cibubur, Jakarta Timur. Menurutnya meski semenjak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjabat, pungutan liar sudah mulai menghilang namun perlu dilakukan lagi pemeriksaan dan pendataan ulang di seluruh pemakaman agar tidak ada lagi pemakaman fiktif.

"Permasalahan sekarang pelayanan PTSP yang masih tidak maksimal, sebab saat mengurus pemakaman di PTSP kita harus masih mondar - mandir mengurus, seperti pembayaran retribusi seharusnya pembayaran langsung saja di PTSP diadakan loket Bank agar pelayanan menjadi cepat," pintanya. [prs]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00