Warga yang Tak Kembalikan Makam Fiktif Akan Diproses Hukum

 SELASA, 26 JULI 2016 , 16:05:00 WIB | LAPORAN:

Warga yang Tak Kembalikan Makam Fiktif Akan Diproses Hukum

Makam. Lopi Kasim/RMOLJAkarta

RMOL. Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pembongkaran dan penertiban lahan makam fiktif di tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta.

Maka dari itu, pihaknya akan memanggil pemesan lahan makam dan meminta lahan tersebut dikembalikan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
 
Sedangkan makam yang sudah dibuat gundukan, dan dipasang nisan akan dibongkar dan digunakan bagi warga yang membutuhkan.

"Seperti di Karet Bivak, lahan makam tersebut sudah dipesan warga. Ada warga yang meminta keluarganya dimakamkan disamping keluarganya yang sudah meninggal," kata Djafar, Selasa (26/7).

Dikatakan Djafar, bagi warga yang secara sukarela memberikan kembali lahan yang telah dipesan atau dibuatkan makam fiktif hanya akan dibuatkan surat pernyataan.

"Namun, yang tidak mau menyerahkan lahan makamnya akan kita proses secara hukum," kata dia.

Seperti diketahui, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta telah melakukan penertiban dan pembongkaran makam fiktif di sejumlah TPU. Sedikitnya, ditemukan 203 makam fiktif di ibukota.

Selanjutnya, lahan makam fiktif tersebut dapat dipakai warga yang berhak melalui pendaftaran online di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). [ipk]


Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00