Marak Makam Fiktif, Djarot Datangi 2 TPU

Peristiwa  RABU, 03 AGUSTUS 2016 , 18:18:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Marak Makam Fiktif, Djarot Datangi 2 TPU

Makam Fiktif / Lopi Kasim/RMOLJakarta

RMOL. Wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua Tempat Pemakaman Umum (TPU), di Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat. Kedua TPU tersebut, yaitu TPU Karet Bivak dan TPU Karet Pasar Baru Barat (KPBB).

TPU pertama yang disidak Djarot adalah TPU Karet Bivak. Saat tiba disana, sudah ada Camat Tanah Abang Hidayatullah dan Lurah Karet Tengsin Ikhsan Kamil serta Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Munjirin.

Djarot langsung menanyakan jumlah makam fiktif yang ada di TPU Karet Bivak dan tindakan yang telah dilakukan pihak pengelola TPU.

Ketika disampaikan Munjirin, hanya ada satu makam fiktif di TPU Karet Bivak, Djarot menyatakan tidak percaya. Dia pun meminta Munjirin beserta kepala pengelola TPU Karet Bivak melakukan pengecekan kembali makam fiktif di kawasan pemakaman yang memiliki kapasitas sekitar 47.000 unit makam.

"Telusuri lagi, tidak mungkin cuma satu makam. Ini yang baru ditemukan baru satu makam fiktif. Ini pasti ada permainan dengan perawat makam. Coba cek lagi ya. Nggak mungkin cuma satu," kata Djarot di TPU Karet Bivak, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Rabu (3/8).

Mantan Wali Kota Blitar ini meminta makam fiktif tersebut segera dibongkar. Sehingga dapat memberikan kesempatan bagi warga yang memerlukan makam tersebut untuk memakamkan kerabat atau keluarga yang meninggal.

"Tugasmu harus membongkar itu. Siap nggak? Harus siap lah. Karena satu saja yang fiktif dapat mengurangi jatah orang," kata Djarot.

Selain membongkar, pihak TPU Karet Bivak harus menelepon ahli waris dari makam fiktif itu, untuk mengetahui makam fiktif itu benar sengaja dipesan dan untuk dapat mengetahui oknum pemesanan makam fiktif.

Setelah melihat makam fiktif di TPU Karet Bivak, Djarot sidak ke TPU Karet Pasar Baru Barat yang hanya berjarak 500 meter dari TPU Karet Bivak. Disana, Djarot dilaporkan adanya sembilan makam fiktif.

Djarot pun dibawa ke salah satu makam fiktif di TPU tersebut oleh Kepala Pengawas TPU KPBB, Sandra N. makam fiktif itu tercatat dengan nama Bayi Bambang. Makam tersebut berada disamping almarhum bernama Bambang.

"Disini yang tercatat bayi Bambang. Tapi didalamnya nggak ada isinya. Ketika kami telusuri, ternyata keluarganya menyiapkan makam untuk istri dari almarhum Bambang ini. Saya sudah mengirimkan surat ke ahli waris. Tapi dia nggak mau datang. Tetapi dia mengatakan bongkar saja makam itu, tidak apa-apa," kata Sandra. [ipk]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00