Soal Penggusuran di Jakarta, Fahri Hamzah: Jokowi Harus Tanggungjawab

Karena Warga yang Digusur Ikut Pilih Jokowi

Polhukam  JUM'AT, 02 SEPTEMBER 2016 , 23:26:00 WIB | LAPORAN:

Soal Penggusuran di Jakarta, Fahri Hamzah: Jokowi Harus Tanggungjawab
RMOL. Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah ikut berkomentar terkait penggusuran Kampung Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara dan Rawajati di Jakarta Selatan.

Fahri mengaitkan hal itu pada teori bernegara. Di mana, bila warga negara sudah terlalu lama tinggal di suatu kawasan, wajib bagi negara memberinya surat pengakuan atas lahan yang dia huni.

Penyelesaian kasus Kampung Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara dan Rawajati di Jakarta Selatan menurut Fahri, mestinya begitu.

Beri warga surat atas lahan dimaksud dan kalau ada pengembang yang butuh lahan itu, biar mereka berurusan dengan warga setempat.

"Salah satu tugas Negara dalam konstitusi adalah memberi tempat hidup dan pekerjaan yang layak bagi warganya. Ini malah Gubernur DKI Jakarta menggusur dan bikin warganya menganggur," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (2/9).

Menggusur warga dan mendirikan tembok-tembok di atas lahan bekas gusuran ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, adalah tindakan tidak benar.

Mestinya kata Fahri, Ahok, melanjutkan cara-cara Jokowi saat menjadi gubernur saat memindahkan warga.

"Pak Jokowi mestinya tanggung jawab karena yang digusur Ahok itu rakyat yang telah memilih Jokowi jadi gubernur dan mengantarkannya jadi presiden," tegas Fahri.

"Saya mau katakan, ini tanah kan milik Tuhan dan dikuasai oleh Negara. Lalu Ahok menggusur rakyat. Dalam filosofinya, rakyat lebih penting dari negara, jangan dibalik-balik. Tanpa rakyat, negara tidak akan pernah ada," imbuhnya. [prs]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00