Bela Ahok, Megawati Sebut Warga Melakukan Penolakan Dibayar

Polhukam  KAMIS, 17 NOVEMBER 2016 , 15:13:00 WIB | LAPORAN:

Bela Ahok, Megawati Sebut Warga Melakukan Penolakan Dibayar
RMOL. Ketua umum PDIP Megawati Soekarno Putri ternyata geram dengan maraknya aksi penolakan warga terhadap duet petahana Ahok-Djarot saat melakukan kampanye.

Bahkan, Megawati menilai warga yang datang menolak Ahok-Djarot disebutnya sebagai massa bayaran.

"Kalau ada yang datang untuk menolak dan sebagainya, satu memang dibayar atau tak tahu aturan," kata Megawati usai rapat konsolidasi Pilkada di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/11).

Megawati pun menegaskan, meski menyandang status tersangka, Ahok juga punya hak sebagai peserta Pilkada DKI untuk berkampanye menyampaikan visi-misi ke warga.

"Baca aturan bahwa Pak Ahok meski telah dinyatakan proses hukumnya tetapi haknya masih tetap ada," ungkapnya.

Sementara, lanjut Megawati, PDIP tetap mendukung Ahok meski telah menyandang status sebagai tersangka penistaan agama.

"Terkait dengan penetapan saudara Basuki Tjahja Purnama atau yang dikenal dengan saudara Ahok, PDIP menjadikan peristiwa ini untuk menghormati proses hukum," ujar Mega. [dka]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104