Kata Tjahjo, Ini Faktor Maraknya Radikalisme

 SELASA, 31 JANUARI 2017 , 00:23:00 WIB

Kata Tjahjo, Ini Faktor Maraknya Radikalisme
RMOL. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebutkan maraknya faham radikalisme belakangan ini disebabkan beberapa faktor.

Menurut Tjahjo, selain masalah minimnya wawasan kebangsaan, faktor yang cukup dominan menyebabkan faham radikalisme ini sulit diatasi karena berkaitan masalah kesenjangan sosial.

"Pekerjaan rumah kita pada masalah radikalisme itu adalah satu hal yang harus dicermati masalah kesenjangan sosial, angka kemiskinan, angka pengangguran, itu akar permasalahan yang harus kita cermati bersama,"jelas Tjahjo di kantor Kemendagri, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (30/1).

Oleh karena itu sambung Tjahjo, kometmen Presiden Joko Widodo adalah mengintensifkan pembangunan infrastuktur untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan rakyat di seluruh daerah Indonesia.

Bekas Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, organisasi radikal semisal ISIS memang selalu mengincar kalangan masyarakat yang berpendidikan untuk dijadikan anggota oragnisasi teroris kelas dunia tersebut.

Meski begitu Ia membantah jika aparatur sipil negara yang berada di lingkungan birokrasi pemerintahan tengah menjadi target rekrutmen saat ini.

"Saya kira tidak melihat birokrasinya ya. Saya kira ini personal-personal yang bisa dicuci otaknya. Nah, ini kan kembali kepada kita," jelas Tjahjo.

Diketahui, sebelumnya  salah satu mantan pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dideportasi dari Turki lantaran dicurigai akan bergabung menjadi anggota kelompok militan ISIS.

Sosok yang belum diketahui namanya tersebut dikabar berhenti sebagai PNS atas kemauannya sendiri sejak Agustus 2016.[has/prs]

Komentar Pembaca