Saatnya Megawati Beri Hukuman Politik Ke Ahok

 KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 , 20:12:00 WIB | LAPORAN:

Saatnya Megawati Beri Hukuman Politik Ke Ahok
RMOL. Megawati memang memiliki insting politik yang tajam. Ketua umum PDI Perjuangan itu pernah memperingatkan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjaga mulut dalam berkata-kata.

Namun kenyataannya Ahok kembali melakukan kesalahan yang sama akibat perkataannya. Dimana dia dia dengan berani menghardik Rais Aam PBNU Kyai Ma'ruf Amin dalam persidangan kasus penodaan agama.

"Nasihat Mega ke Ahok terbukti benar. Akibat ucapan Ahok, persoalan bangsa makin kusut saja," ujar Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto Emik kepada redaksi sesaat lalu (Kamis, 2/2).

Menurutnya, apa yang dilakukan Ahok dalam sidang menunjukan bahwa petahana Pilgub DKI itu tidak mengikuti nasihat Mega. Mulut Ahok kali pun sudah sangat berbahaya dengan memperingatkan Kyai Ma'ruf melawan Tuhan karena telah melawan dirinya. Ahok bahkan mengancam akan memproses hukum Kiai Ma'ruf karena dianggap memberi kesaksian palsu.

"Mega itu politikus tingkat tinggi. Bisa dibilang nomor wahid. Dia sudah tahu masalah yang akan terjadi. Mega minta Ahok jaga mulut karena Mega tahu persoalan Ahok ada di mulutnya," kata Sgy, demikian Sugiyanto disapa.

Sgy menjelaskan meski sudah memperingatkan Ahok, Mega dan PDIP tak bisa dipersalahkan dengan kekusutan yang makin menjadi. Dia yakin akibat tidak mendengar nasihat Mega, bencana demi bencana akan menerjang Ahok. Bukan tidak mungkin di ajang Pilgub DKI 2017 Ahok tak terpilih.

"Benang kusut, bagaimanapun peliknya, harus diurai. Saatnya Mega memberikan peringatan keras kepada Ahok, bukan lagi memberi imbauan. Berikan hukuman politik pada Ahok, misalnya dengan memperingatkan kader untuk tidak memilih Ahok," demikian Sgy.[prs]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104