Pengadaan Satpam Cabang Jagorawi Janggal

Hukum  MINGGU, 04 JUNI 2017 , 17:05:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengadaan Satpam Cabang Jagorawi Janggal

Net

RMOL. Proyek pengadaan jasa satuan pengamanan (Satpam) untuk kantor cabang dan ruas tol Jagorawi dinilai sangat janggal. Pengadaan dilakukan Departement Human Resources and General Affair Jasa Marga, adapun perusahaan yang ditunjuk bertanggungjawab PT Kartika Cipta Indonesia.

"Nilai proyek yang disepakati kedua belah pihak sebesar Rp 20,3 miliar. Dan nilai segini boros, menghambur-hamburkan duit perusahaan, serta patut dicurigai," kata Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman, Minggu (4/6).

Dikatakan dia, nilai proyek yang disepakati jauh lebih mahal dibandingkan tawaran PT Bhawata Nusa Surya Perdana. Untuk kebutuhan yang sama perusahaan ini menyodorkan penawaran senilai Rp 18,2 miliar. Akibatnya, sebut Jajang, ada potensi kebocoran uang negara sebesar Rp 2,3 miliar dalam pengadaan satpam ini.

"Hal ini sangat disayangkan, bukannya melakukan efisiensi anggaran mengingat Jasa Marga saat ini sedang gencar-gencarnya membangun proyek tol dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Justru yang terjadi malah sebaliknya," papar Jajang.

Temuan ini menambah catatan buruk terkait trend kebocoran uang negara di Jasa Marga. Sebelumnya, perusahaan pelat merah yang dipimpin Desi Arryani itu dirundung kebocoran keuangan akibat puluhan miliar digunakan untuk gaji jajaran pejabatnya tanpa kinerja yang prima.[dem]

Komentar Pembaca