Walikota Jakbar Harus Diganti Karena Cuek Terhadap Keluhan Warga

Politik  RABU, 12 JULI 2017 , 17:10:00 WIB | LAPORAN:

Walikota Jakbar Harus Diganti Karena Cuek Terhadap Keluhan Warga

Anas Effendi/Net

RMOL. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat diminta untuk melakukan penyegaran kepemimpinan di Kota Adminsitrasi Jakarta Barat.

Penyegaran itu mengingat banyak permasalahan yang dikeluhkan warga tidak pernah teratasi di masa kepemimpinan Anas Effendi sebagai Walikota Jakarta Barat.

"Banyak keluhan yang kami terima dari masyarakat. Seperti kemacetan di Semanan, masalah membuka akses pintu perumahan Taman Semanan Indah. Masalah jalan inspeksi pinggir kali mookervart. Belum lagi adanya fasilitas PAM di semanan belum tersedia, khususnya RW 06, RW 10 RW 07 RW 03. Serta adanya gudang minuman keras ilegal yang masih beroperasi. Itu tidak ada tanggapan dan solusinya dari Pemkot Jakarta Barat," kata Ketua Dewan Kota Jakarta Barat, Muhammad Masykur, Rabu (12/7).

Bukan hanya itu, dikatakan Masykur, Walikota Jakbar Anas Effendi juga mengabaikan perda Nomor 10 tahun 2008, tentang penataan organisasi perangkat daerah.

"Walikota sendiri tidak pernah duduk bareng (koordinasi) bersama dewan kota dalam setiap keluhan masyarakat," kata dia.

Masykur juga menceritakan soal adanya keluhan warga. Dimana lahan milik warga diduga diserobot oleh PT. Sari Kebun Jeruk Mas.

"Masalah pertanahan diantaranya penyerobotan tanah milik warga oleh pengusaha besar. Contoh kasus tanah diwilayah Parangkored. Tanah masih milik warga secara sah. Tapi dipatok oleh PT. Sari Kebun Jeruk Mas," kata  Masykur.

Sementara itu, Anas Effendi ketika dikonfirmas melalui sambungan telepon dan pesan singkat yang dikirim redaksi tidak memberikan jawaban. Tanggapan dari Anas Effendi terkait keluhan itu akan dimuat dalam berita selanjutnya. [ipk]

Komentar Pembaca