Pertemuan Mega-SBY Cermin Demokrasi Indonesia Sudah Dewasa

Politik  SABTU, 19 AGUSTUS 2017 , 20:19:00 WIB | LAPORAN:

Pertemuan Mega-SBY Cermin Demokrasi Indonesia Sudah Dewasa

Net

RMOL. Pertemuan antara dua mantan presiden yakni Megawati Soekarnoputri dan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menilai, pertemuan antara kedua mantan presiden tersebut mencerminkan bangsa Indonesia telah berdemokrasi secara dewasa, khususnya para pemimpin bangsa.

"Kita tentu gembira ya ketika pemimpin rukun dan guyub. Sikap berjabat tangan keduanya mencerminkan pimpinan sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi," kata Mardani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8).

Menurutnya, pertemuan tersebut juga sekaligus mencerminkan budaya bangsa ketimuran yang kental dengan keramahtamahan antar sesama.

"Ada banyak perbedaan pendapat, tetapi saling menghargai secara profesional. Itulah kita, budaya orang timur," ungkapnya.

Adanya perbedaan pendapat tersebut, menurut Mardani, tak lantas menggugurkan keharmonisan antara Megawati dan SBY. Padahal sebelumnya, SBY dan Megawati terkenal jarang terlihat bersama dalam satu acara.

Diketahui, dua mantan presiden tersebut memang terakhir bertemu saat Megawati masih menjabat sebagai presiden sekitar 2003 silam.

"Hubungan ini harus jalan terus, jangan habis salaman, habis itu berantem lagi. Pastikan salaman itu momen awal untuk rekonsiliasi, mau koalisi juga boleh," pungkasnya. [ipk]

Komentar Pembaca