Di Usia Sewindu, Perempuan Untuk Negeri Diharapkan Tingkatkan Sumbangsih untuk Bangsa

Ragam  SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 , 08:15:00 WIB | LAPORAN:

Di Usia Sewindu, Perempuan Untuk Negeri Diharapkan Tingkatkan Sumbangsih untuk Bangsa

HUT PUN Ke-8/Ist

RMOL. Organisasi non profit Perempuan Untuk Negeri (PUN) merayakan hari jadi mereka yang ke-8 tahun beberapa waktu lalu. Di usianya yang kesewindu tersebut, perkumpulan yang seluruh anggotanya terdiri dari kaum hawa ini diharapkan dapat semakin meningkatkan peranannya dalam memberikan sumbangsih kepada bangsa dan Negara.

"Rabu (20/9) lalu PUN genap berusia delapan tahun. Kami merayakannya dengan cukup meriah diantarnya berupa pemotongan tumpeng, melepaskan burung merpati ke alam bebas dan menampilkan beragam karya busana dari anggota PUN di Plataran Dharmawangsa, Jakarta Selatan,"  kata salah seorang pendiri PUN, Yunita Ayukemala, Sabtu (23/9).

Seiring dengan bertambahnya usia PUN tersebut, ungkapnya, tuntutkan terhadap eksistensi organisasi juga semakin besar. Ketua Umum PUN yang juga merupakan istri dari Menteri Perindustrian RI, Yanti Airlangga, meminta agar kontribusi lembaga tersebut terhadap masyarakat terus ditingkatkan.

"Ibu Ketum mengimbau agar segenap aktivis PUN terus meningkatkan kerjasama demi mewujudkan harapan dan peran organisasi dalam memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara," kata Yunita.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, harapan Ketumnya tersebut sebetulnya sebagian besar diantaranya telah direalisasikan oleh anggota PUN. Sejumlah kegiatan sosial berskala nasional pernah dilakukan Perempuan Untuk Negeri, antara lain malam dana musibah gempa Padang, Sumatera Barat, di mana hingga saat ini PUN memiliki sekolah yang didirikan di daerah yang terkena bencana tersebut.

Sejumlah kegiatan lainnya adalah, mengapresiasikan diri dalam bidang seni dengan membuat drama musical Badai Kasih yang hasil penjualan tiketnya disumbangkan kepada Rumah Singgah Anak Kanker Indonesia, Bazaar Ramadhan yang biasa dilakukan setiap menghadapi Bulan Puasa, khitanan massal yang melibatkan ratusan bahkan ribuan anak di berbagai tempat secara bergantian.

"Kami rutin kegiatan menggelar kegiatan bakti sosial di berbagai daerah di seluruh tanah air, seperti sunatan massal,kunjungan ke lokasi-lokasi bencana sambil  menyerahkan bantuan seperti  bantuan banjir dan longsor, mengadakan bazaar serta menggelar drama musikal yang hasil penjualan tiketnya didonasikan  ke masyarakat yang membutuhkan di seluruh tanah air," ungkap Yunita.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Sewindu PUN,Tenny Lizia mengatakan, bahwa perayaan 8 tahun PUN tahun ini memang cukup istimewa dengan mengundang Bebie Romeo dan  Kris Dayanti.

"Namun Tidak setiap ulang tahun dirayakan seperti tahun ini. Kadang kita cukup potong tumpeng saja," kata Tenny Lizia.

Dia menambahkan, sebagai organisasi, PUN berusaha tetap eksis dengan menjalin kerjasama antar seluruh anggota yang profesinya datang dari berbagai kalangan.

"Dengan beragamnya aktivis organisasi maka selalu muncul ide kreasi dan inovasi sehingga gerak organisasi kian dinamis.Sejumlah anggota atau aktivis banyak menyumbangkan ide dan gagasan sesuai bidang dan latar belakangnya," papar Tenny Lizia.

Adapun pertemuan anggota kadang dilakulan setiap bulan sekali untuk mengupdate agenda kegiatan sekaligus melakukan evaluasi.

"Pertemuan di antara kami rutin dilakukan secara berkala. Bisa tiap bulan sekali. Disitulah kami merancang sebuah program," tandasnya. [zul]



Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 , 17:03:00