PGI: Tiga Hal Membuat Pelajar-Mahasiswa Jadi Intoleran Dan Radikal

Polhukam  SABTU, 11 NOVEMBER 2017 , 13:28:00 WIB

PGI: Tiga Hal Membuat Pelajar-Mahasiswa Jadi Intoleran Dan Radikal
RMOL. Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya intoleransi dan radikalisme di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, mengutip hasil penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta baru-baru ini.

Riset dilakukan mulai 1 September hingga 7 Oktober 2017 dan melibatkan 264 guru serta 58 dosen pendidikan agama Islam yang tersebar di 34 provinsi. Hasilnya cukup mengejutkan; 43,88 persen dari 1.859 pelajar dan mahasiswa dikategorikan intoleran, sementara 6,56 persen terindikasi radikal.

Gomar menjelaskan, kondisi tersebut merupakan konsekuensi logis dari tiga hal yang terjadi secara berbarengan. Pertama, sejak reformasi bergulir pada 1998, dengan sadar atau tidak sadar masyarakat telah meminggirkan Pancasila.

Akibatnya, mereka yang lahir pada era 1998 atau berusia 3-4 tahun ketika itu, tidak pernah lagi mendapatkan pendidikan nilai-nilai Pancasila atau kebangsaan. Jumlah penduduk dalam kategori itu berjumlah sekitar 120 juta orang. Mereka dapat dianggap "Tuna Pancasila".

"Artinya, angkatan muda kita yang berjumlah 120 juta itu tidak dipersiapkan untuk hidup bersama dalam kemajemukan karena ketiadaan ideologi kebangsaan," ujar Gomar.

Hal kedua yang jadi penyebab adalah para Tuna Pancasila itu hidup menyaksikan kemiskinan dan ketidakadilan yang menyesakkan dalam realitas keseharian mereka.

Ketiga, negara abai terhadap upaya-upaya kelompok radikal dan intoleran yang hendak mengoyak Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, terutama sepanjang 10 tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Terjadinya ketiga hal itu membuat anak-anak muda kita, pelajar dan mahasiswa, mudah terprovokasi akan ideologi alternatif, seperti khilafah. Apalagi di dalamnya ada janji-janji sorga," jelas Gomar. [Aldi/ald]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

RABU, 29 JULI 2020 , 10:05:00

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

RABU, 29 JULI 2020 , 13:29:00