Mestinya Bukan Bapak Pendiri Bangsa

Nusantara  MINGGU, 12 NOVEMBER 2017 , 12:50:00 WIB

Mestinya Bukan Bapak Pendiri Bangsa

Ananta Wahana/RMOL

RMOL. Taat menjadi seorang yang beragama dan saling menghormati antarumat agama adalah bukti cinta tanah air.

Begitu dikatakan Anggota DPRD Banten, Ananta Wahana dalam ceramah keagamaan kepada Putra Altar/Putri Sakristi (PAPS) di Gereja Katolik Santa Helena, Karawaci, Banten, Minggu pagi (12/11).

"Saya Katolik dan 100 persen Indonesia, itu adalah bukti cinta tanah air dan menjadi harus bagian kehidupan kita sehari-hari," ujarnya.

Ananta mengajak PAPS Gereja Santa Helena untuk kembali mengingat sejarah kemerdekaan bangsa yang diperjuangkan oleh putera bangsa dari berbagai agama dan suku bangsa.

Menurutnya, penggunaan istilah Founding Fathers atau bapak pendiri bangsa kurang tepat. Pasalnya, ada peranan wanita dalam perjuangan kemerdekaan bangsa.

"Karena ada satu ibu Maria Ulfah Santoso yang kalau dari namanya itu beliau adalah seorang Katolik, jadi lebih tepat kalau kemudian dipakai adalah bapak ibu pendiri bangsa," jelasnya.

Hadir juga dalam ceramah tersebut Presidium Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (Iska), Putut Prabantoro dan Kapolda Banten, Brigjen Pol. Sigit Prabowo.[Kiflan/wid]

Komentar Pembaca