Teguh Santosa Diundang Venezuela Pantau Pilpres 2018

Dunia  KAMIS, 10 MEI 2018 , 15:21:00 WIB

Teguh Santosa Diundang Venezuela Pantau Pilpres 2018
RMOL. Dewan Pemilihan Nasional atau Consejo Nacional Electoral (CNE) telah menetapkan empat calon presiden yang akan berlaga di arena Pilpres Venezuela 2018.
Pilpres keenam di era Revolusi Bolivarian yang ditandai dengan kemenangan Hugo Chavez di akhir era 1990an tersebut akan digelar pada tanggal 20 Mei.   

Keempat calon yang diloloskan CNE antara lain sang petahana Nicolas Maduro dari Partai Uni Sosialis Venezuela (PSUV), Henri Falcon dari Partai Progresif, calon independen Javier Bertucci, dan tokoh gerakan Chavista, Reinaldo Quijada.

Dalam pemilu ini, CNE mengundang sejumlah pihak dari berbagai negara untuk ikut memantau jalannya Pilpres 2018. Dari Indonesia, satu dari lima lembaga tinggi negara di Venezuela itu mengundang wartawan senior yang juga Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa.

Teguh dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman internasional dalam memantau pemilihan umum di negara lain.

Terlebih, Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) ini pada tahun 2009 memantau pemilihan umum di Federasi Mikronesia.

Teguh juga ikut memantau proses referendum yang diselenggarakan Kerajaan Maroko untuk memutuskan amandemen konstitusi tahun 2011.  

Selain itu Teguh pun pernah menjadi petisioner di Komisi Politik Khusus dan Dekolonisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada 2011 dan 2012.

"Memantau pemilihan di sebuah negeri bukan sekadar mengamati proses pemberian suara yang terjadi pada hari pelaksanaan pemilu. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan yang berharga untuk mempelajari begaimana sistem politik di negara tertentu dibangun dan bekerja," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Menurut rencana, Teguh akan mengikuti sejumlah kegiatan orientasi beberapa hari sebelum proses pemberian suara dilakukan.

Jadwal Pilpres 2018 Venezuela sempat mengalami perubahan. Awalnya direncanakan pada bulan Desember 2018, kemudian dimajukan ke tanggal 22 April, sebelum akhirnya ditetapkan pada tanggal 20 Mei. [ian]


Komentar Pembaca
Viral!! Aksi Menunggang Sapi Raksasa di Boyolali
Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

JUM'AT, 10 JULI 2020 , 21:30:00

New Normal New Ideas

New Normal New Ideas

MINGGU, 05 JULI 2020 , 02:30:19

Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok
Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading