Komnas Perempuan Protes Publikasi Sewenang-wenang VA

Nasional  SELASA, 08 JANUARI 2019 , 10:18:00 WIB

Komnas Perempuan Protes Publikasi Sewenang-wenang VA

Komnas Perempuan/Net

Komnas Perempuan memprotes keras publikasi besar-besaran terhadap artis berinisial VA dan AS yang terjerat kasus prostitusi online.

"Protes masyarakat menyatakan bahwa pemberitaan yang terjadi sangat sewenang-wenang dan tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban beserta keluarganya," kata Komisioner Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin melalui keterangan tertulisnya, Selasa (8/1).

Mariana mengatakan, Komnas Perempuan telah melakukan sejumlah pemantauan dan pendokumentasian, tentang berbagai konteks kekerasan terhadap perempuan yang berhubungan dengan industri prostitusi.

Komnas Perempuan menilai, kaum perempuan yang terlibat dalam industri tersebut adalah korban. Sekalipun dalam level artis, kerentanan itu kerap terjadi.

Komnas Perempuan juga telah menganalisa sejumlah media yang telah melanggar kode etik jurnalisme, serta pemuatan berita yang sengaja mengeksploitasi seseorang secara seksual, terutama korban.

Dalam analisa tersebut, Komnas Perempuan masih banyak menemukan media yang saat memberitakan kasus kekerasan terhadap perempuan, utamanya kasus kekerasan seksual, tidak berpihak pada korban.

Pemberitaan seringkali mengeksploitasi korban, membuka akses informasi korban kepada publik, sampai pemilihan judul yang pada akhirnya membuat masyarakat berpikir bahwa korban ‘pantas’ menjadi korban kekerasan dan pantas untuk dihakimi.

"Komnas Perempuan menyayangkan ekspos yang berlebihan pada perempuan (korban) prostitusi online, sehingga besarnya pemberitaan melebihi proses pengungkapan kasus yang baru berjalan," tegas Mariana.(dod)

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00