Janjinya Beli Indosat, Tahunya Beli Sabun Rp 2 Miliar

Politik  MINGGU, 27 JANUARI 2019 , 13:21:00 WIB

Janjinya Beli Indosat, Tahunya Beli Sabun Rp 2 Miliar

Ustadz Tengku Zulkarnain/Ist

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustadz Tengku Zulkarnain kembali menyoroti janji-janji Presiden Joko Widodo yang belum dilaksanakan. Padahal sebentar masa kekuasaan Jokowi rampung.

Kali ini Ustadz Tengku mempertanyakan janji Jokowi yang akan membeli kembali PT Indosat. BUMN telekomunikasi itu dijual Megawati Soekarnoputri saat menjadi Presiden RI pada 2002 silam.

Kala itu, dalam debat capres Pilpres 2014, calon presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia harus membeli kembali saham Indosat. Dengan begitu, Indonesia dapat mengoperasikan pesawat tanpa awak dengan satelit milik Indonesia sendiri dan bukan satelit yang dipinjam dari negara lain.

"Ke depan, kuncinya satu, kita buy back, ambil alih kembali saham Indosat," ujar Jokowi dalam debat capres putaran ketiga di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014).

Jokowi mengatakan, dalam perjanjian jual beli saat pemerintahan Megawati Soekarnoputri pada 2002, terdapat klausul bahwa saham dapat dibeli kembali oleh Pemerintah Indonesia. Hanya memang, kata dia, hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum membelinya.

Namun hingga kini pembelian Indosat masih sebatas angan-angan Jokowi.

Sindiran soal Indosat itu diungkapkan Ustadz Tengku melalui cuitan di akun Twitternya, Minggu (27/1).

"Yang Dijanjikan Beli Indosat, Taunya Beli Sabun... Hhhhh...," tulis @ustadtengkuzul.

Diketahui, saat berkunjung di acara Program Keluarga Harapan (PKH) (PKH) di gedung Serbaguna Mandala, Garut, Jawa Barat, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi memborong sabun cuci piring dengan nilai Rp 2 miliar, Sabtu (19/1/2019).

Sabun dengan merek 'Pandawangi' itu menarik perhatian presien saat melihat-lihat produk usaha yang dikerjakan oleh ibu-ibu penerima PKH.

Produk tersebut diproduksi oleh Eli Liawati yang juga merupakan penerima PKH dari Desa Padahurip, Banjarwangi.

Ia menceritakan, Jokowi membeli produk sabun cuci piring sebanyak 100 ribu botol dengan harga Rp 20 ribu per botol.

Dalam memproduksi sabun cuci piring pesanan Jokowi, Eli dapat mengerjakannya sampai Februari 2019 dengan meminta bantuan dari komunitas sebanyak 40 orang.(dod)

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00