Warga Protes Sistem Zonasi dan Syarat Umur Masuk SD

Megapolitan  SABTU, 29 JUNI 2019 , 10:37:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga Protes Sistem Zonasi dan Syarat Umur Masuk SD

Gedung SDN 01 Cibubur/Ist

Banjir protes masih mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di ibukota. Salah satunya disampaikan Laurina Br Sihombing (38), warga Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Laurina menilai sistem zonasi plus syarat umur menyebabkan anaknya gagal masuk sekolah dasar negeri yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumahnya.

Pendaftaran online sistem zonasi dan umur sendiri sudah ditutup beberapa hari lalu.

Laurina mengaku sudah dua kali mendaftarkan anaknya dengan sistem online di SDN 01 Cibubur.

Meski jarak rumahnya kurang dari 50 meter, namun nama anaknya akhirnya terpental karena usia anaknya lebih muda dari pendaftar online lainnya.

"Anak saya sudah daftar online 2 kali tapi tidak diterima karena kalah di umur. Untuk zonasi saya sudah memenuhi syarat karena sekolahan yang saya daftarkan di online berada di depan rumah," kata Laurina, Sabtu (29/6).

Laurina menuturkan, usia anaknya baru genap 6 tahun 4 bulan. Sedangkan mayoritas calon siswa yang diterima berusia di atas 7 tahun.

"Saya berharap pemerintah atau pihak sekolah mencari solusi agar anaknya dapat bersekolah di SDN 01 tersebut," ujar Laurina.

Secara terpisah, Kepala SDN 01 Cibubur Maryono mengaku pihaknya hanya menjalankan aturan PPDB.

Maryono yang juga Ketua PPBD menjelaskan, di SDN 01 Cibubur disediakan empat kelas untuk siswa kelas 1 yang masing-masing diisi 32 siswa.

"Kalau ada kebijakan pimpinan menambah kuota ya kita laksanakan," kata Maryono.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00