Sudah Jalan 10 Bulan, Keseriusan Sidang Pemalsuan Klaim Asuransi Dipertanyakan

Hukum  KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 15:01:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Sudah Jalan 10 Bulan, Keseriusan Sidang Pemalsuan Klaim Asuransi Dipertanyakan

Foto Ilustrasi/net

Proses persidangan dugaan pemalsuan dokumen untuk klaim asuransi, dengan nomor perkara 1036/Pid.B/2018/PN JKT.SEL, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) semakin berlarut-larut.

Penyebabnya, terdakwa AL kembali mangkir dari persidangan dengan alasan sakit.

Total sudah 14 kali terdakwa tak hadir di persidangan yang sudah berjalan selama 10 bulan, sejak sidang perdana di PN Jaksel, pertengahan September 2018 lalu.

Pakar Hukum Pidana  Universitas Parahyangan Bandung Agustinus Pohan menilai, ada ketidakwajaran proses persidangan terdakwa kasus pemalsuan dokumen untuk klaim asuransi.

"Saya menilai ada ketidakwajaran bila sampai berulang kali sidang tidak hadir karena alasan sakit. Apalagi pada sidang terakhir tanggal 30 Juli lalu, pengacara dan terdakwa tidak hadir, tanpa ada bukti tentang penyebab ketidakhadirannya," nilai Agustinus, Kamis (8/8).

Sesuai catatan di PN Jaksel, dalam 32 kali agenda persidangan selama 10 bulan, 14 sidang di antaranya tidak dihadiri terdakwa alias mangkir dengan alasan sakit.

Sebelumnya, Kahumas PN Jaksel Achmad Guntur SH  mengatakan, JPU wajib menghadirkan terdakwa.

"Masalah ini harus ditanyakan ke Kejaksaan Tinggi DKI," urainya.

Dari lamanya perkara ini, lanjut dia, majelis hakim bisa menilai kalau jaksa tidak serius terhadap penyelesaian perkara .

"Dan ini menjadi tunggakan perkara di kejaksaan," urai Guntur.

Terdakwa AL sendiri dijerat jaksa dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen untuk klaim asuransi. [rah]
 

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00