Soal Tumpukan Sampah di Kampung Bengek, Anies Janji Jatuhkan Sanksi

Megapolitan  SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 , 14:42:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Soal Tumpukan Sampah di Kampung Bengek, Anies Janji Jatuhkan Sanksi

Anies Baswedan/Net

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa geram karena masih adanya tumpukan sampah di pemukiman warga. Salah satunya ditemukan di Kampung Bengek, Penjaringan, Jakarta Utara.

Anies mengaku kecewa lantaran banyak warga yang tak mematuhi aturan.

"Kita nanti akan review. Bila melakukan pelanggaran maka akan ada sanksi yang kuat sehingga orang akan melakukan kegiatan dengan disiplin," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/9).

Soal tumpukan sampah di Kampung Bengek, Anies berencana melakukan pengecekan lebih dulu.

"Kita akan cek, Aturan apa yang bisa kita ubah untuk bisa memaksa. Karena kalau tidak memaksa maka secara aturan belum tentu kita dapat memberikan sanksi," ujar Anies.

"Sanksi tersebut tidak hanya untuk badan usaha namun untuk semuanya. Nanti saya cek kasus itu secara lengkap ya," tutup Anies.

Untuk diketahui, sampah di Kampung Bengek berasal dari pemukiman liar yang didirikan di atas lahan milik PT Pelindo.

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara kesulitan membersihkannya lantaran belum berkoordinasi dengan pemilik lahan.

Warga yang terbukti membuang sampah sembarang di Jakarta bisa dikenakan sanksi denda paling banyak Rp 20 juta atau pidana maksimal dua bulan penjara.

Ada dua peraturan daerah (perda) yang mengatur soal sanksi membuang sampah sembarangan.

Pertama, Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Kedua, Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok