DPRD Minta Polisi Awasi Plat Nomor Palsu Hindari Ganjil Genap

Megapolitan  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 15:25:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPRD Minta Polisi Awasi Plat Nomor Palsu Hindari Ganjil Genap

Adi Kurnia Setiadi/Ist

Anggota DPRD DKI Jakarta asal Partai Gerindra Adi Kurnia Setiadi mendorong aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengantisipasi adanya plat palsu pada kendaraan mobil untuk menghindari aturan perluasan ganjil-genap yang tersebar di 25 ruas jalan.

"Pengawasan plat kendaraan harus diperketat untuk menghindari lolosnya plat nomor palsu," kata Adi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/9).

Sebelumnya, pedagang plat nomor kendaraan di DKI Jakarta mulai ramai dibanjiri pesanan duplikat plat dengan nomor ganjil dan genap.

Para pedagang diuntungkan dengan penerapan rekayasa lalu lintas ganjil genap, karena jumlah pesanan meningkat sejak sebulan terakhir saat sosialisasi.

Pedagang mematok harga mulai dari Rp100 ribu sepasang, hingga Rp180 ribu per pasang.

Menurut Adi, pengawasan plat nomor harus diperketat karena ternyata kesadaran pengendara menaati aturan terbilang rendah.

Buktinya, Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat 1.904 pelanggaran pada hari pertama perluasan aturan ganjil genap di lima wilayah DKI Jakarta, Senin (9/9).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan, jumlah pelanggar pada sore hari meningkat dibandingkan pada pagi hari.

Pada pukul 06.00-10.00, tercatat 941 pelanggar. Sementara itu, tercatat 963 pelanggar pada pukul 16.00-21.00.

"Dari 5 wilayah DKI, kita sudah mengambil penindakan dengan respresif itu totalnya 1.904 dengan rincian SIM yang kita jadikan barang bukti sebanyak 1.272 dan STNK sebanyak 632," kata Nasir dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9).

Nasir menjelaskan, pelanggar terbanyak tercatat di wilayah Jakarta Barat dengan total 395 kasus.

Kemudian, sebanyak 389 pelanggaran di wilayah Jakarta Utara dan 251 pelanggaran di Jakarta Selatan.

Nasir menyebut, sebagian pelanggar beralasan baru mengetahui aturan perluasan itu karena sebelumnya tak pernah melintas di ruas jalan tersebut.

Selain itu, tambah Nasir, para pengendara nekad melanggar guna menghindari kemacetan di jalur alternatif.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok